Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Truk Masuk Jurang di Jalur Gumitir, Jalan Banyuwangi–Jember Ditutup hingga Waktu Sahur

Salis Ali Muhyidin • Sabtu, 14 Maret 2026 | 05:30 WIB

BIANG MACET: Proses evakuasi truk nomor polisi L 8319 UV di jalur gumitir Jumat dini hari (13/3).
BIANG MACET: Proses evakuasi truk nomor polisi L 8319 UV di jalur gumitir Jumat dini hari (13/3).

RADARBANYUWANGI.ID – Arus lalu lintas di jalur utama penghubung Banyuwangi dan Jember kembali mengalami kemacetan panjang.

Jumat Dini hari (13/3), jalan raya di kawasan Gunung Gumitir harus ditutup sementara akibat proses evakuasi truk yang terperosok ke jurang.

Truk bernomor polisi L 8319 UV yang mengangkut minuman kemasan tersebut mengalami kecelakaan dan masuk jurang di kilometer 229+700. Peristiwa itu terjadi pada Rabu siang (11/3).

Evakuasi kendaraan berat tersebut baru dilakukan pada malam hingga dini hari karena medan yang cukup sulit. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur strategis Banyuwangi–Jember sempat lumpuh dan memicu antrean kendaraan yang cukup panjang dari dua arah.

Photo
Photo

Sebelumnya, pada Kamis sore (12/3), jalur Gumitir juga sempat ditutup sementara. Penutupan dilakukan untuk proses evakuasi truk bermuatan kayu yang terguling di jalur pegunungan tersebut.

Tidak lama setelah jalur kembali dibuka, sekitar pukul 20.00 WIB penutupan kembali dilakukan untuk melanjutkan proses evakuasi truk yang masuk jurang.

Kanit Lantas Polsek Sempol, Jember, Aipda Dwi Cahyo Utomo membenarkan bahwa kecelakaan terjadi di dua titik berbeda di kawasan Gumitir. Hal itu membuat proses penanganan harus dilakukan secara bertahap.

“Memang ada dua kejadian di lokasi berbeda sehingga proses evakuasi dilakukan bertahap,” ujarnya kemarin (13/3).

Menurut Dwi Cahyo, proses evakuasi kendaraan yang masuk jurang tidak mudah. Petugas harus menggunakan alat berat berupa crane untuk mengangkat bangkai truk dari dasar jurang ke badan jalan.

Namun proses tersebut terkendala minimnya penerangan di lokasi kejadian, mengingat evakuasi dilakukan pada malam hari di kawasan pegunungan yang relatif gelap.

Awalnya proses penutupan jalur diperkirakan hanya berlangsung sekitar dua jam. Namun kenyataannya proses evakuasi memakan waktu jauh lebih lama dari perkiraan.

“Evakuasi cukup sulit karena penerangan terbatas. Proses yang diperkirakan dua jam akhirnya molor hingga menjelang sahur,” jelasnya.

Bangkai truk akhirnya berhasil diangkat dari jurang sekitar pukul 04.40 WIB. Setelah kendaraan berhasil dievakuasi, jalur Gumitir kembali dibuka secara bertahap.

Selama proses evakuasi berlangsung, petugas memberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas. Kendaraan roda dua masih diperbolehkan melintas, sedangkan kendaraan roda empat dihentikan sementara saat proses pengangkatan truk dilakukan.

“Ketika crane mengangkat truk, kendaraan roda empat kami tutup total. Untuk roda dua masih bisa melintas dengan hati-hati,” tambah Dwi Cahyo.

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Kalibaru, Aipda Aries Prasetyanto mengatakan bahwa dampak kemacetan cukup panjang hingga masuk wilayah Banyuwangi.

Antrean kendaraan bahkan sempat mengular hingga wilayah perbatasan antara Kecamatan Kalibaru dan Kecamatan Glenmore.

“Pagi tadi kendaraan di wilayah Kalibaru hingga perbatasan Glenmore masih padat merayap,” ujarnya.

Mayoritas kendaraan yang terjebak kemacetan merupakan kendaraan logistik serta mobil pribadi yang melintas di jalur penghubung antar kabupaten tersebut.

Menurut Aries, kondisi lalu lintas baru benar-benar kembali normal sekitar pukul 06.00 WIB setelah seluruh proses evakuasi selesai dilakukan.

“Sekitar pukul 06.00 jalur sudah benar-benar steril dan arus lalu lintas kembali dibuka. Meski begitu masih cukup padat karena antrean kendaraan sebelumnya cukup panjang,” jelasnya.

Untuk mengurai kepadatan lalu lintas, petugas kepolisian disiagakan di sejumlah titik di sepanjang jalur perbatasan Banyuwangi–Jember. Petugas melakukan pengaturan arus kendaraan sekaligus patroli untuk memastikan situasi tetap aman.

“Petugas piket tetap stand by di lokasi untuk pengaturan kendaraan sekaligus patroli wilayah,” pungkasnya. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#jalur Gumitir Banyuwangi Jember #lalu lintas Banyuwangi Jember #truk masuk jurang Gumitir #kecelakaan Gumitir #evakuasi truk Gumitir #kemacetan Gumitir