RADARBANYUWANGI.ID - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Rogojampi, Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (4/3).
Seorang pemuda berusia 18 tahun meninggal dunia di lokasi kejadian perkara (TKP) setelah diduga terlindas truk gandeng yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Ironisnya, seusai melindas korban, sopir truk tersebut langsung tancap gas dan melarikan diri.
Hingga berita ini ditulis pukul 17.00 WIB, polisi masih melakukan penyelidikan dan belum berhasil mengidentifikasi kendaraan maupun pengemudinya.
Korban diketahui berinisial FA, 18, warga Kelurahan Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi. Ia mengalami luka serius di bagian tubuhnya dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kanit Lantas Polsek Rogojampi Ipda Gatot Dri Handoko menjelaskan, peristiwa nahas itu bermula saat korban berangkat dari rumahnya menuju salah satu bengkel di Kecamatan Blimbingsari.
Korban berangkat bersama temannya, NA, 14, warga Kelurahan Tukangkayu. Keduanya mengendarai sepeda motor masing-masing.
FA mengendarai sepeda motor Honda Vario warna putih bernomor polisi P 4729 QBA.
Sementara NA mengendarai Honda Vario warna abu-abu dengan nopol P 2825 UH. “Kedua orang itu melaju dari arah utara,” ujar Ipda Gatot.
Sesampainya di lokasi kejadian di Jalan Raya Rogojampi, NA bermaksud mendahului truk gandeng yang belum diketahui identitasnya melalui jalur kiri.
Di belakangnya, FA berusaha menyusul. Namun nahas, sepeda motor yang dikendarai FA justru menabrak bagian belakang motor milik NA.
“Akibatnya korban kehilangan kendali atas kendaraannya,” terang Gatot.
Setelah menabrak bagian belakang motor temannya, kendaraan FA oleng ke kanan.
Pada saat bersamaan, truk gandeng yang berada di jalur tersebut melintas dan diduga langsung melindas tubuh korban.
“Truk yang melindas korban tetap melaju dan hilang jejaknya,” tegas Gatot.
Diduga korban terlindas di bagian perut atau badan sehingga mengalami luka sangat serius. FA meninggal dunia seketika di lokasi kejadian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Blambangan untuk penanganan lebih lanjut.
Akibat kecelakaan tersebut, sepeda motor korban mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan dan belakang.
Sementara motor yang dikendarai NA rusak di bagian belakang. Beruntung, NA selamat tanpa mengalami luka fisik.
Polisi menduga faktor human error atau kurangnya kehati-hatian menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut.
Meski demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas truk gandeng yang melarikan diri.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu berhati-hati, waspada, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkas Gatot.
Kasus kecelakaan maut ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas di wilayah Rogojampi dan sekitarnya.
Aparat berharap masyarakat yang mengetahui informasi terkait truk gandeng tersebut segera melapor guna membantu proses penyelidikan. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin