Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pelajar SMP di Banyuwangi Tewas Kecelakaan di Jalan Gajahmada, Diduga Hilang Kendali Saat Hindari Pikap

Bagus Rio Rohman • Selasa, 3 Maret 2026 | 02:00 WIB

Anggota Satlantas menandai titik kecelakaan yang menewaskan seorang pelajar SMP di depan Hedon Café Jalan Gajahmada Banyuwangi, Senin pagi (2/3).
Anggota Satlantas menandai titik kecelakaan yang menewaskan seorang pelajar SMP di depan Hedon Café Jalan Gajahmada Banyuwangi, Senin pagi (2/3).

RADARBANYUWANGI.ID – Sungguh tragis nasib yang dialami QRA, 16, pelajar kelas IX salah satu SMP Negeri di Banyuwangi.

Remaja tersebut meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Gajahmada, tepatnya di depan Hedon Café, Lingkungan Penataban, Kecamatan Giri, Banyuwangi, sekitar pukul 09.30 WIB, Senin (2/3).

Peristiwa nahas itu terjadi saat sepeda motor yang dikendarai korban mengalami kecelakaan tunggal setelah berupaya menghindari kendaraan di depannya.

Korban yang mengendarai sepeda motor Honda CBR bernomor polisi P 2249 WM diketahui melaju dari arah selatan menuju utara.

Photo
Photo

Hilang Kendali Saat Hindari Kendaraan

Berdasarkan data yang dihimpun dari lokasi kejadian serta keterangan sejumlah saksi, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dengan kecepatan cukup tinggi.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), di depannya terdapat sebuah mobil yang hendak berbelok ke kanan.

Di belakang mobil tersebut, terdapat kendaraan pikap yang berusaha menghindar ke sisi kiri jalan. Situasi lalu lintas yang mendadak berubah membuat jarak antar kendaraan menjadi sangat dekat.

Korban diduga berusaha menghindari kendaraan di depannya. Namun, karena jarak terlalu sempit dan kecepatan cukup tinggi, korban tidak dapat menguasai laju sepeda motornya.

Sepeda motor kemudian terjatuh ke sisi kiri jalan. Korban terpental hingga membentur pohon yang berada di bahu jalan sebelah barat.

Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka serius pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Dievakuasi ke RSUD Blambangan

Usai kejadian, petugas bersama warga langsung melakukan evakuasi. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi untuk penanganan lebih lanjut.

Kejadian itu sempat mengundang perhatian pengguna jalan dan warga sekitar. Arus lalu lintas di Jalan Gajahmada sempat tersendat sebelum akhirnya kembali normal setelah proses evakuasi selesai.

Polisi: Korban Masih di Bawah Umur dan Tidak Punya SIM

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Andi Restu membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.

Ia menjelaskan, kecelakaan terjadi karena pengendara tidak mampu menguasai kendaraan saat mencoba menghindari kendaraan lain di depannya.

“Pengendara melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Saat di depan terdapat kendaraan yang hendak berbelok dan kendaraan lain menghindar, jarak sudah terlalu dekat sehingga pengendara motor kehilangan kendali dan terjatuh hingga membentur pohon,” ujarnya.

Dari hasil pendataan awal, korban diketahui masih berusia 16 tahun dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Fakta tersebut menjadi perhatian serius pihak kepolisian.

Andi mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar tidak mengizinkan anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya.

“Kasus ini tentu menjadi perhatian dan peringatan bagi semuanya, bahwa orang tua jangan membiarkan anaknya berkendara terlebih dahulu,” tegasnya.

Jadi Pengingat Penting Keselamatan Berkendara

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara, terutama bagi kalangan pelajar.

Faktor usia, pengalaman, serta kematangan dalam mengambil keputusan di jalan raya sangat memengaruhi keselamatan.

Pihak kepolisian mengingatkan agar pengendara selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kecepatan, serta memastikan memiliki kelengkapan administrasi dan kemampuan berkendara yang memadai.

Tragedi yang merenggut nyawa pelajar muda tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, teman sekolah, dan lingkungan sekitar.

Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga agar kecelakaan serupa tidak kembali terulang di kemudian hari. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#pelajar smp tewas kecelakaan #pelajar tewas #rsud blambangan #polresta banyuwangi #kecelakaan Banyuwangi hari ini #honda cbr