RADARBANYUWANGI.ID - Pemadaman listrik terjadwal kembali dilakukan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis (26/2) dan Jumat (27/2/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh PT PLN (Persero) sebagai bagian dari pekerjaan pemeliharaan jaringan dan peningkatan keandalan sistem kelistrikan.
Sejumlah wilayah terdampak meliputi Wonosari (Gunungkidul), Sedayu (Bantul), serta Yogyakarta Kota.
PLN menegaskan, pekerjaan ini bertujuan menjaga kualitas pelayanan dan mengamankan pasokan listrik bagi pelanggan di wilayah DIY.
Kamis, 26 Februari 2026
ULP Wonosari
Waktu: 10.00 – 13.00 WIB
Keperluan: Pemeliharaan jaringan dan pemotongan pohon dekat jaringan (ROW)
Wilayah terdampak berada di kawasan pesisir selatan Gunungkidul dan sekitarnya, yakni:
- Dn. Sumuran Kemadang
- Dn. Rejosari Kemadang
- Dn. Ngepung Kemadang
- Dn. Baron Kemadang
- Pantai Kukup
- Pantai Krakal
- Pantai Slili
- Pantai Sepanjang
- Pantai Drini
- Dn. Gatak Ngestirejo
- Pantai Indrayanti
Pemeliharaan berupa pemangkasan pohon di sekitar jaringan listrik ini dilakukan guna mencegah gangguan akibat ranting atau tumbuhan yang berpotensi menyentuh kabel distribusi.
Jumat, 27 Februari 2026
ULP Sedayu (Bantul)
Waktu: 13.00 – 16.00 WIB
Keperluan: Pemeliharaan jaringan
Wilayah terdampak meliputi:
Ngrenak, Krandon, Karakan, Gesikan, Dukuh Sidomoyo, PR Gardu Induk, PR Pesona Alam Asri, Patukan, Dn Bodeh, Dn Nyamplung, Kalimanjung, Kanigoro, Dn Gejawan, PR Gejawan, Dn Temuwuh, Dn Mancasan, Dn Pasekan, PR The Resident, Dn Depok, Dn Pereng Kembang dan sekitarnya.
Selama proses pemeliharaan berlangsung, sejumlah wilayah di Kabupaten Bantul diperkirakan mengalami penghentian sementara aliran listrik.
ULP Yogyakarta Kota
Waktu: 13.00 – 16.00 WIB
Keperluan: Pemasangan konstruksi guna PBPD
Lokasi pekerjaan meliputi:
Kemasan, Gedongan, Depokan, sebagian Purbayan (Kotagede), Ngeksigondo, Gambiran, PR Karyawan Pemda, Ponggalan, Pringgolayan, Dagadu, Pilahan, Pelem Wulung, Gedongkuning Retnodumilah dan sekitarnya.
Wilayah Kotagede dan sekitarnya menjadi fokus pekerjaan pemasangan konstruksi guna mendukung penguatan sistem distribusi.
Dampak Pemadaman Listrik di DIY
Pemadaman listrik di Wonosari, Sedayu Bantul dan Yogyakarta Kota ini diperkirakan berdampak pada aktivitas rumah tangga, UMKM, perkantoran, hingga usaha pariwisata.
PLN mengimbau masyarakat untuk:
✔ Mengisi daya perangkat elektronik sebelum jadwal pemadaman
✔ Mengamankan peralatan listrik sensitif
✔ Menyesuaikan jadwal produksi atau layanan usaha
✔ Memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman
Apabila pekerjaan selesai lebih cepat dari jadwal, aliran listrik akan dinormalkan kembali lebih awal.
Pantau Update Jadwal Pemadaman Listrik DIY
PLN menegaskan bahwa jadwal dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi teknis di lapangan. Pelanggan diimbau untuk memantau pembaruan resmi melalui tautan:
Dengan memantau kanal resmi, masyarakat dapat memperoleh informasi terkini terkait perubahan waktu maupun perluasan area terdampak.
Imbauan Keselamatan Ketenagalistrikan
Selain pengumuman pemadaman, PLN juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan aspek keselamatan kelistrikan, antara lain:
- Tidak mendirikan bangunan, tiang antena, atau baliho terlalu dekat jaringan listrik (jarak aman minimal 2,5 meter).
- Tidak bermain layang-layang atau melempar benda asing di sekitar jaringan listrik.
- Tidak menebang pohon, bambu, atau tanaman dekat jaringan listrik tanpa pengawasan petugas PLN.
Langkah ini penting untuk mencegah gangguan distribusi sekaligus menghindari risiko kecelakaan listrik.
Komitmen PLN Tingkatkan Keandalan Listrik DIY
PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemeliharaan jaringan ini.
Namun demikian, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga sistem kelistrikan tetap andal dan aman.
Dengan adanya pemeliharaan rutin ini, diharapkan kualitas pasokan listrik di wilayah Sleman, Sedayu Bantul, Gunungkidul hingga Yogyakarta Kota semakin stabil dan mendukung aktivitas masyarakat secara optimal.
Bagi warga di wilayah terdampak pada 26–27 Februari 2026, persiapan dini menjadi kunci untuk meminimalkan dampak pemadaman listrik sementara tersebut. (*)
Editor : Ali Sodiqin