Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pendaki Dilaporkan Hilang di Taman Wisata Alam Kawah Ijen, Tim SAR Lakukan Pencarian Intensif

Ramada Kusuma Atmaja • Rabu, 18 Februari 2026 | 20:27 WIB
Muhammad Dzikri Maulana.
Muhammad Dzikri Maulana.

RADARBANYUWANGI.ID - Seorang pendaki gunung dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (18/2/2026).

Menurut pesan berantai yang banyak dibagikan, pendaki berjenis kelamin laki-laki itu diketahui berangkat menuju Kawah Ijen, namun hingga hari ini belum kembali ke rumahnya dan belum ditemukan.

Pihak keluarga bersama warga dan tim terkait masih melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi.

Dalam pesan tersebut berpesan agar bagi siapapun yang melihat atau memiliki informasi terkait keberadaan warga tersebut, untuk dapat segera menghubungi pihak keluarga, perangkat desa setempat, atau petugas di sekitar Kawah Ijen.

"Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar korban segera ditemukan dalam keadaan selamat," tutup pesan tersebut.

Dikonfirmasi, Kepala Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen Rusdi Santoso membenarkan laporan adanya pendaki yang hilang di TWA Kawah Ijen.

"Iya betul, sesuai laporan dari petugas jaga," kata Rusdi.

Identitas pendaki tersebut adalah Muhammad Dzikri Maulana, warga Dusun Ampelgading Rt 01/01 Desa Tamansari Kecamatan Licin Banyuwangi berstatus pelajar berusia 16 tahun yang berangkat bersama empat teman lainnya. 

Hingga saat ini, petugas BBKSDA, tim relawan dari guide dan tim SAR Independent (BSI) disebutnya sedang melakukan pencarian di sunrise point yang diduga tempat hilangnya pendaki tersebut.

Menurut laporan petugas jaga, kronologi hilangnya Muhammad Dzikri Maulana berawal pada pukul 02.00 WIB, ia bersama temannya berjumlah dua orang melakukan pendakian ditemani guide, sedangkan tiga teman lainnya ikut mendaki bersama troli.

Sesampainya di kawah, kelima anak tersebut beristirahat di sekitar kawah, tepatnya di pertigaan jalan ke kawah dan sunrise.

"Berdasarkan kesaksian teman korban, korban sudah tidak ada ketika mereka selesai istirahat," terang Rusdi. 

Setelahnya, keempat teman korban melanjutkan perjalanan turun dan sampai di area paltuding sekira pukul 08.00 WIB. 

Pihak keluarga Dzikri baru mengetahui korban terindikasi hilang setelah keempat teman korban sampai di rumah masing-masing.

Keluarga kemudian menanyakan ke petugas di paltuding sekira pukul 10.00 WIB.

"Upaya pencarian kemudian dilakukan namun hingga saat ini tanda-tanda keberadaan korban belum berhasil ditemukan," ujar Rusdi.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#kawah ijen #pendaki hilang #banyuwangi