RADARBANYUWANGI.ID – Seekor ular piton masuk ke kandang ayam milik warga di Jalan Ikan Tongkol, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, Selasa dini hari (17/2).
Hewan melata tersebut bahkan sempat memangsa seekor ayam sebelum akhirnya berhasil dievakuasi petugas.
Insiden kemunculan ular piton di permukiman padat penduduk ini sempat membuat panik pemilik ternak.
Beruntung, tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi bergerak cepat setelah menerima laporan warga.
Laporan Masuk Pukul 03.44
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi Edy Supriyono menjelaskan, laporan mengenai keberadaan ular diterima melalui Humas Damkarmat pada pukul 03.44.
Pelapor diketahui bernama Poniran, 52, warga setempat. Ia menyampaikan bahwa ular tersebut sudah memangsa salah satu ayam ternaknya sebelum akhirnya diketahui masih berada di dalam kandang.
“Pelapor menyampaikan bahwa ular tersebut telah memangsa ayam ternaknya sebelum ditemukan berada di dalam kandang,” ujarnya.
Mendapat laporan tersebut, Regu Rescue Brama 2 langsung bersiap menuju lokasi. Sejumlah peralatan evakuasi disiapkan untuk memastikan proses penanganan berjalan aman.
Evakuasi Dimulai Pukul 04.00
Edy menyebut, petugas menyiapkan perlengkapan standar evakuasi ular, seperti sarung tangan, senter, penjepit, dan pengait khusus.
“Alat yang disiapkan untuk mengevakuasi ular piton antara lain sarung tangan, senter, penjepit, pengait,” jelasnya.
Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 04.00. Petugas melakukan penanganan secara hati-hati mengingat posisi ular berada di dalam kandang yang sempit.
Dengan teknik khusus, ular berhasil dijepit dan diamankan tanpa perlawanan berarti.
Seluruh rangkaian penanganan berlangsung aman dan terkendali. Tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut, selain satu ekor ayam milik warga yang telah dimangsa.
Akan Dilepasliarkan ke Habitat Alami
Setelah berhasil diamankan, ular piton tersebut langsung dibawa ke Markas Induk Damkarmat Banyuwangi untuk penanganan lanjutan.
“Ular yang berhasil diamankan kemudian dibawa ke Markas Induk Damkarmat Banyuwangi untuk penanganan selanjutnya. Rencananya ular tersebut akan dilepasliarkan ke habitat alaminya,” ungkap Edy.
Kemunculan ular piton di kawasan permukiman diduga dipicu oleh faktor lingkungan, seperti ketersediaan makanan dan perubahan habitat.
Wilayah dengan banyak ternak unggas kerap menjadi sasaran ular karena mudah mendapatkan mangsa.
Warga Diimbau Tidak Menangani Sendiri
Damkarmat Banyuwangi mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani satwa liar berbahaya secara mandiri. Risiko gigitan atau lilitan ular dapat membahayakan keselamatan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penanganan secara mandiri dan segera melaporkan ke Damkarmat agar bisa ditangani dengan aman,” tambahnya.
Peristiwa ular piton masuk kandang ayam di Kertosari Banyuwangi ini menjadi pengingat agar warga tetap waspada, terutama pada malam hingga dini hari, saat satwa liar lebih aktif mencari mangsa.
Respons cepat petugas Damkarmat kembali membuktikan pentingnya layanan penyelamatan yang siaga 24 jam untuk menangani berbagai situasi darurat, mulai dari kebakaran hingga evakuasi hewan liar di lingkungan permukiman. (ray/sgt)
Editor : Ali Sodiqin