RADARBANYUWANGI.ID – Sebuah travo milik PT PLN (Persero) yang berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani, tepatnya di sebelah utara SMPN 1 Banyuwangi, terbakar pada Rabu sore (11/2).
Berkat respons cepat petugas, api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat sehingga tidak merembet ke bangunan maupun fasilitas umum di sekitarnya.
Kejadian tersebut sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas di jalur utama kota itu.
Asap terlihat mengepul dari dalam instalasi kelistrikan travo sebelum akhirnya tim pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Laporan Masuk Pukul 16.08
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Edy Supriyono, mengatakan laporan pertama diterima melalui call center pada pukul 16.08 WIB.
“Kami menerima laporan adanya asap yang keluar dari travo di utara SMPN 1 Banyuwangi. Tim segera menuju lokasi dan melakukan penanganan,” ujarnya.
Hanya berselang tiga menit setelah laporan masuk, petugas langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), tim langsung melakukan assessment dan menyiapkan peralatan pemadaman.
Api Padam dalam Dua Menit
Proses pemadaman dimulai pada pukul 16.16 WIB. Petugas menggunakan dua unit alat pemadam api ringan (APAR) untuk mengatasi sumber api yang berada di dalam instalasi kelistrikan travo.
Api berhasil dipadamkan pada pukul 16.18 WIB atau hanya dalam waktu sekitar dua menit sejak proses pemadaman dimulai.
“Setelah api utama padam, anggota melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa,” tambah Edy.
Langkah tersebut dilakukan guna mencegah potensi kebakaran susulan, mengingat instalasi kelistrikan memiliki risiko panas berlebih jika belum sepenuhnya stabil.
Pertama Kali Diketahui Warga
Berdasarkan asesmen di lapangan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Yoni Suharmono, 50, seorang warga yang melintas di Jalan Ahmad Yani. Ia melihat travo tiba-tiba mengeluarkan asap tebal.
Tanpa menunggu lama, Yoni langsung melaporkan kejadian tersebut ke Damkarmat Banyuwangi.
Berkat laporan cepat tersebut, potensi kebakaran yang lebih besar dapat dicegah. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Sementara itu, kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Diduga Akibat Korsleting Listrik
Edy menyebut dugaan sementara penyebab kebakaran travo PLN di Banyuwangi tersebut adalah korsleting listrik di dalam instalasi.
Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak teknis dari PLN.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila melihat potensi kebakaran, terutama pada fasilitas umum dan instalasi vital seperti gardu atau travo listrik.
“Respons cepat sangat penting agar api tidak membesar dan menimbulkan dampak yang lebih luas,” tegasnya.
Peristiwa kebakaran travo PLN di Jalan Ahmad Yani Banyuwangi ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan kelistrikan, terutama di area padat aktivitas masyarakat dan fasilitas pendidikan. (ray/aif)
Editor : Ali Sodiqin