RADARBANYUWANGI.ID – Kolam bekas galian C di Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, kembali menelan korban jiwa.
Seorang perempuan lanjut usia (lansia) berinisial J, warga setempat, ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di lokasi tersebut pada Rabu (11/2).
Tragedi ini terjadi hanya berselang dua hari dari insiden serupa. Sebelumnya, pada Senin (9/2), seorang pemuda yang tengah mencari ikan juga meninggal dunia akibat tenggelam di kolam bekas tambang tersebut.
Kapolsek Rogojampi Kompol Imron mengatakan, korban dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Selasa (10/2) sekitar pukul 15.00. Saat itu, korban tidak ditemukan berada di rumah seperti biasanya.
“Awalnya pihak keluarga tidak menemukan korban di rumahnya. Karena itu, keluarga berupaya mencari di sekitar permukiman warga hingga menduga korban menuju kolam bekas tambang tersebut,” ujarnya.
Pencarian hingga Malam Hari
Keluarga bersama warga setempat langsung melakukan pencarian di sejumlah titik, termasuk area sekitar kolam bekas galian C. Namun upaya pencarian hingga malam hari belum membuahkan hasil.
“Pencarian dilakukan hingga malam, namun belum membuahkan hasil,” kata Kompol Imron.
Pencarian dilanjutkan keesokan harinya. Pada Rabu pagi, keluarga dan tetangga kembali menyisir area kolam bekas tambang setelah mendapat informasi bahwa korban sempat terlihat berjalan ke arah lokasi tersebut.
“Pagi hari keluarga beserta tetangganya sempat mencari di sekitar kolam, namun tidak menemukan tanda-tanda adanya korban,” jelasnya.
Ditemukan Mengapung Sore Hari
Hingga akhirnya, pada Rabu sore, seorang tetangga korban bernama Aqib, 62, kembali menyusuri area kolam bekas galian C tersebut. Saat itulah ia melihat tubuh korban mengapung di permukaan air.
“Pak Aqib yang melihat langsung memberi tahu warga. Kemudian korban dievakuasi bersama-sama,” terang Kapolsek Imron.
Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkan kepada aparat kepolisian untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Diduga Terpeleset dan Tenggelam
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat pikun. Sehari-hari, lansia tersebut biasanya hanya beraktivitas di sekitar rumah.
Polisi menduga korban terpeleset saat berada di sekitar kolam, kemudian terjatuh ke dalam air dan tidak mampu menyelamatkan diri.
“Diduga korban terpeleset lalu tenggelam. Hasil pemeriksaan tim medis tidak ditemukan unsur kekerasan pada tubuh korban,” tegas Kompol Imron.
Setelah dilakukan pemeriksaan medis, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Lokasi Kembali Disorot
Peristiwa ini kembali menyoroti keberadaan kolam bekas galian C di Desa Badean yang dinilai berbahaya.
Dalam kurun waktu kurang dari satu pekan, dua korban jiwa melayang di lokasi yang sama.
Warga sekitar berharap ada langkah konkret untuk mengamankan area bekas tambang tersebut, seperti pemasangan pagar pembatas atau rambu peringatan agar tidak kembali memakan korban.
Aparat kepolisian pun mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar lokasi, agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak beraktivitas di sekitar kolam bekas tambang tanpa pengawasan.
“Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan tidak mendekati area bekas galian C, karena sangat berbahaya,” pungkas Kompol Imron. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin