RADARBANYUWANGI.ID – Kebakaran hebat melanda deretan kios dan rumah warga di kawasan Pasar Tiga Berlian, Kelurahan Kepatihan, Kabupaten Banyuwangi, Senin (9/2) siang.
Peristiwa tersebut dipicu korsleting listrik dan menghanguskan bangunan semi permanen yang dihuni lima kepala keluarga (KK).
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Asap hitam pekat membumbung tinggi dari atap bangunan di Jalan Ikan Ampala, Lingkungan Kampung Ujung, hingga terlihat dari kejauhan.
Sejumlah suara letupan keras sempat terdengar, memicu kepanikan warga yang langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Warga Sempat Padamkan Api Secara Mandiri
Ahmad, salah satu warga sekitar, mengatakan kobaran api sudah cukup besar sejak awal kejadian.
Api dengan cepat melahap bangunan karena sebagian besar struktur terbuat dari kayu.
Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Langkah itu dilakukan lantaran khawatir api merembet ke bangunan lain di sekitar pasar yang jaraknya saling berdekatan.
“Kebakarannya cukup besar. Kami berupaya memadamkan api karena takut merembet ke rumah di sampingnya,” ujar Ahmad.
Lima Armada Damkar Dikerahkan
Tak berselang lama, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi tiba di lokasi kejadian.
Petugas menerima laporan kebakaran pada pukul 11.50 WIB dan tiba sekitar lima menit kemudian.
Sebanyak lima unit armada pemadam dikerahkan, terdiri atas Hino 02, Ayaax 03, Fire Dome 04, Fire Dome 05, serta satu unit Fire Rescue.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan size up dan pemadaman dari beberapa sisi bangunan untuk mencegah api menjalar ke area pasar lainnya.
Kepala Damkarmat Banyuwangi, Edy Supriyono, mengatakan proses pemadaman dilakukan secara intensif dengan mengerahkan empat nozzle yang diarahkan ke titik api utama serta ke sisi timur, selatan, dan barat bangunan.
“Petugas langsung melakukan pemadaman. Langkah ini dilakukan untuk memutus penjalaran api agar tidak meluas ke bangunan lain,” jelas Edy.
Evakuasi Barang Warga
Di tengah kepulan asap tebal dan panas yang menyengat, petugas Damkarmat dibantu warga juga melakukan evakuasi barang-barang milik korban kebakaran.
Sejumlah barang yang berhasil diselamatkan antara lain satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, dua unit kulkas, satu televisi, serta berkas-berkas penting milik warga.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.24 WIB. Setelah itu, petugas melakukan proses pendinginan dan pembongkaran material terbakar guna memastikan tidak ada bara api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran ulang.
Lima KK Terdampak, Kerugian Capai Rp150 Juta
Berdasarkan asesmen di lapangan, bangunan kios dan rumah yang terbakar diketahui dihuni oleh lima kepala keluarga, masing-masing keluarga Tata, Saiful, Sadeng, Hendrik, dan Panot.
Edy menambahkan, hasil penyelidikan awal menunjukkan sumber api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian atas bangunan.
Api dengan cepat menjalar karena bangunan didominasi material kayu.
Bahkan, api sempat menyambar sepeda motor Honda Supra 125, sehingga menimbulkan suara letupan keras.
“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Namun kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta,” pungkasnya. (ray/aif)
Editor : Ali Sodiqin