RADARBANYUWANGI.ID - Korban bencana angin kencang di Kecamatan Muncar, Banyuwangi, mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi.
Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bantuan logistik darurat tahap awal telah disalurkan guna meringankan beban yang dialami warga terdampak.
Di Dusun Curahpacul, Desa Tambakrejo, Kecamatan Muncar, terdapat lima rumah warga yang mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada Sabtu (7/2).
Semua korban sudah didata dan menerima bantuan logistik darurat dari BPBD.
Kalaksa BPBD Banyuwangi, Partana, mengatakan bantuan tahap awal berupa logistik darurat sudah diserahkan pada Sabtu malam, tak lama setelah kejadian.
“Untuk logistik darurat sudah diserahkan pada malam hari usai kejadian,” ujarnya.
Bantuan Awal Berupa Pangan dan Terpal
Menurut Partana, bantuan awal terdiri dari bahan pangan pokok dan terpal untuk menutup rumah yang rusak.
Selain itu, pada Minggu (8/2), tim BPBD juga melakukan pendataan kebutuhan tambahan seperti selimut, kasur lipat, matras, hingga paket balita bagi keluarga yang memiliki anak kecil.
“Jika ada balita pada korban yang terdampak, paket balita juga akan diberikan,” jelas Partana.
Selain itu, BPBD Banyuwangi masih melakukan pendataan kebutuhan lain yang diperlukan warga, termasuk material bangunan seperti asbes, kayu, atau bahan lain untuk membantu perbaikan rumah terdampak.
“Tim kami tengah melakukan asesmen bantuan dasar sekaligus mendampingi masyarakat. Bersama pak Camat, Kades, relawan, dan TNI-Polri, kami juga membantu membersihkan sisa puing-puing. Untuk bantuan material akan diberikan menyusul,” tambahnya.
Kepala Desa Tambakrejo Turut Dampingi Penyaluran
Kepala Desa Tambakrejo, Nanang Widayat, mengaku ikut menyalurkan bantuan tahap awal bersama BPBD Banyuwangi.
Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban warga yang terdampak bencana alam.
“Bantuan sudah disalurkan, semoga bisa meringankan beban yang dialami korban,” ujarnya pada Minggu (8/2).
Nanang juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Warga diminta segera melapor kepada perangkat desa setempat atau pihak terkait jika terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing.
“Berhubung sering terjadi cuaca ekstrem, masyarakat tetap waspada. Jika terjadi sesuatu segera lapor,” pungkas Nanang.
Upaya Penanggulangan Bencana yang Terkoordinasi
Penyaluran bantuan di Desa Tambakrejo menunjukkan koordinasi antara BPBD Banyuwangi, aparat desa, relawan, dan unsur TNI-Polri.
Tim gabungan tidak hanya menyalurkan bantuan logistik, tetapi juga membersihkan puing-puing dan melakukan asesmen kebutuhan jangka panjang bagi warga terdampak.
Dengan langkah cepat dan terkoordinasi ini, Pemkab Banyuwangi berupaya memastikan korban bencana dapat segera pulih dan menekan risiko dampak lanjutan dari cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. (why)
Editor : Ali Sodiqin