Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Meriah! KKI Banyuwangi Rayakan HUT ke-6 dengan Kebaya dan Kuliner Jadul

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 8 Februari 2026 | 10:14 WIB
Pengurus KKI Banyuwangi beserta pemenang lomba dalam rangka HUT KKI ke-6 diPelinggihan Dinas Koperasi Banyuwangi, Sabtu (7/2/2026).
Pengurus KKI Banyuwangi beserta pemenang lomba dalam rangka HUT KKI ke-6 diPelinggihan Dinas Koperasi Banyuwangi, Sabtu (7/2/2026).

RADARBANYUWANGI.ID - Komunitas Kain dan Kebaya Indonesia (KKI) Banyuwangi memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 di Pelinggihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen pelestarian budaya melalui busana tradisional kebaya serta pengenalan kembali kuliner nusantara.

Peringatan HUT ke-6 KKI Banyuwangi berlangsung meriah dengan berbagai agenda budaya.

Salah satunya lomba fashion kebaya bertema pantes luwes yang diikuti peserta dari tingkat taman kanak-kanak hingga umum.

Selain itu, digelar pula lomba kuliner jadul tematik yang melibatkan berbagai organisasi wanita di Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan tersebut menjadi ruang ekspresi bagi masyarakat untuk menampilkan kekayaan budaya daerah sekaligus memperkuat identitas kebaya sebagai salah satu warisan budaya bangsa Indonesia.

Melalui kegiatan ini, KKI Banyuwangi mendorong kebaya tetap relevan dan diminati lintas generasi.

Dari kiri: Ketua Kolase Bahtiar Dahlan, Plt Kadisbudpar Hartono, Ketua PKK Anna Mujiono, Ketua KKI Sukanti Swastikawati saat rangkaian HUT KKI ke 6, Sabtu (7/2/2026).
Dari kiri: Ketua Kolase Bahtiar Dahlan, Plt Kadisbudpar Hartono, Ketua PKK Anna Mujiono, Ketua KKI Sukanti Swastikawati saat rangkaian HUT KKI ke 6, Sabtu (7/2/2026).

Ketua KKI Banyuwangi, Hj. Sukanti Swastikawati, menyampaikan bahwa peringatan HUT ini bertujuan menumbuhkan kembali rasa cinta masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap kebaya dan kuliner tradisional yang kini mulai jarang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk kembali mengenal dan mencintai kebaya serta kuliner tradisional sebagai bagian dari identitas budaya bangsa,” ujarnya.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Kadin Banyuwangi David Wijaya Tjoek, perwakilan Dinas Pendidikan, Ketua PKK, Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Sosial, Bakesbangol, Disnakertransdag, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Hartono.

Hartono mengapresiasi konsistensi KKI Banyuwangi dalam menjaga dan mempromosikan warisan budaya daerah.

Menurutnya, kebaya dan kuliner tradisional tidak hanya memiliki nilai sejarah dan budaya, tetapi juga berpotensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata Banyuwangi.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#KKI Banyuwangi