RADARBANYUWANGI.ID - PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Banyuwangi Kota menjadwalkan pemadaman listrik sementara di sejumlah wilayah Banyuwangi, Senin (9/2/2026).
Pemadaman dilakukan sebagai bagian dari pekerjaan pemeliharaan jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 20 kV guna meningkatkan keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.
Informasi tersebut disampaikan melalui surat pemberitahuan resmi PT PLN (Persero) UID Jawa Timur, UP3 Banyuwangi.
Dalam surat bernomor 0017/DIS.01.01/F04010400/2026 tertanggal 6 Februari 2026, PLN menyebutkan pemeliharaan dilakukan pada penyulang Wongsorejo dan Baluran.
Manajer ULP Banyuwangi Kota Pujianto menjelaskan, pemadaman akan berlangsung selama lima jam, mulai pukul 10.00 WIB hingga 15.00 WIB.
Langkah ini diperlukan untuk memastikan sistem jaringan listrik tetap aman, andal, dan minim gangguan ke depan.
“Pekerjaan pemeliharaan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan keandalan jaringan listrik. Oleh karena itu, perlu dilakukan penghentian aliran listrik sementara,” tulis PLN dalam pemberitahuan tersebut.
Sejumlah wilayah yang terdampak pemadaman listrik sementara antara lain sebagian Kelurahan Kalipuro, meliputi Dusun Secang dan Dusun Wangkal.
Selain itu, sebagian wilayah Kelurahan Bulusan dan Kelurahan Ketapang juga masuk dalam daftar pemadaman.
Tak hanya kawasan permukiman, pemadaman juga mencakup area strategis seperti Jalan Lingkar Ketapang, Lingkar Kampung Baru, hingga kawasan wisata Pantai Kampe.
Sementara di wilayah desa, beberapa daerah yang terdampak di antaranya Desa Bengkak, Alasbuluh, Sumberkencono, Bimorejo, Wonorejo, serta wilayah sekitarnya.
PLN memastikan, apabila pekerjaan pemeliharaan selesai lebih cepat dari jadwal yang ditentukan, aliran listrik akan segera dinormalkan kembali tanpa menunggu hingga pukul 15.00 WIB.
PLN juga mengimbau pelanggan yang menggunakan genset selama pemadaman agar memastikan instalasi genset terpisah dari jaringan PLN.
Hal ini penting untuk menghindari risiko gangguan keselamatan bagi petugas maupun pelanggan.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pemeliharaan berlangsung. Dukungan dan pengertian pelanggan sangat kami harapkan demi peningkatan layanan kelistrikan ke depan,” demikian keterangan resmi PLN.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk mengantisipasi pemadaman dengan menyiapkan kebutuhan listrik seperlunya, terutama bagi pelaku usaha, fasilitas layanan publik, serta aktivitas rumah tangga yang bergantung pada pasokan listrik. (*)
Editor : Ali Sodiqin