Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Satu Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan di Selat Bali, Diduga ABK

Fredy Rizki Manunggal • Minggu, 1 Februari 2026 | 13:27 WIB

Keluarga korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya menunggu kabar jenazah yang ditemukan di Selat Bali. Diduga ABK, kini dievakuasi ke RSUD Blambangan.
Keluarga korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya menunggu kabar jenazah yang ditemukan di Selat Bali. Diduga ABK, kini dievakuasi ke RSUD Blambangan.

RADARBANYUWANGI.ID - Upaya pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali justru menemukan satu jenazah korban tenggelam.

Satu jenazah berhasil ditemukan pada Minggu (1/2) pagi, seiring proses pengangkatan bangkai kapal menggunakan crane.

Jenazah tersebut langsung dievakuasi dari atas kapal crane menuju posko Satpolairud, sebelum akhirnya dibawa ke kamar jenazah RSUD Blambangan, Banyuwangi, untuk penanganan lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Banyuwangi, penemuan jenazah terjadi setelah salah satu kendaraan yang berada di dalam kapal berhasil diangkat.

Di dalam kendaraan itulah korban ditemukan dalam kondisi nyaris utuh.

Petugas juga menemukan dompet dan telepon genggam yang masih berada di tubuh korban.

Dari identitas sementara yang didapat di lokasi, jenazah tersebut diduga merupakan salah satu anak buah kapal (ABK) KMP Tunu Pratama Jaya bernama Wayan Tedja.

Meski demikian, aparat belum dapat memastikan identitas korban secara resmi.

Proses identifikasi masih menunggu kedatangan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur.

Keluarga Korban Datangi RSUD Blambangan

Kabar penemuan jenazah tersebut dengan cepat menyebar dan membuat keluarga korban berdatangan ke RSUD Blambangan.

Mereka berharap mendapatkan kepastian mengenai identitas korban yang ditemukan.

Namun hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian menyatakan bahwa identifikasi belum dapat dilakukan karena tim DVI masih dalam perjalanan menuju Banyuwangi.

Petugas di lapangan pun terus bersiaga di rumah sakit.

Polisi Tunggu Identifikasi Resmi DVI

Direktur Polisi Perairan (Dirpolair) Polda Jawa Timur, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, membenarkan adanya penemuan satu jenazah dalam proses evakuasi bangkai kapal tersebut.

“Untuk sementara korban sudah berada di kamar jenazah RSUD Blambangan, sembari menunggu tim DVI dari Polda Jatim untuk melakukan identifikasi,” ujarnya.

Menurut Arman, proses evakuasi dan pencarian korban akan terus dilanjutkan seiring pengangkatan bangkai kapal yang masih berlangsung di perairan Selat Bali.

Satpolair Kerahkan 32 Personel

Dalam operasi tersebut, Satpolairud menyiagakan sedikitnya 32 personel untuk melakukan patroli di sekitar lokasi pengangkatan kapal.

Patroli dilakukan guna mengamankan jalannya operasi sekaligus mengantisipasi kemungkinan ditemukannya korban lainnya.

“Selain pengamanan, patroli juga difokuskan pada upaya evakuasi jika kembali ditemukan korban selama proses pengangkatan berlangsung,” jelas Arman.

Ia menegaskan, meski baru satu jenazah yang ditemukan hari ini, seluruh personel tetap siaga penuh hingga seluruh rangkaian evakuasi KMP Tunu Pratama Jaya dinyatakan selesai.

“Hari ini ada satu jenazah yang ditemukan, personel kami tetap melakukan patroli,” tandasnya. (fre)

Editor : Ali Sodiqin
#Korban KMP Tunu Pratama Jaya #temuan mayat #pengangkatan bangkai kapal #selat bali