Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hadiri Haul KH Iskandar, Bupati Ipuk Ajak Pesantren Kawal Pembangunan Banyuwangi Agar Penuh Berkah

Ali Sodiqin • Minggu, 18 Januari 2026 | 16:26 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri haul KH Iskandar di Ponpes Mambaul Ulum Muncar, menegaskan peran pesantren dalam pembangunan daerah.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri haul KH Iskandar di Ponpes Mambaul Ulum Muncar, menegaskan peran pesantren dalam pembangunan daerah.

RADARBANYUWANGI.ID - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan haul KH Iskandar di Pondok Pesantren Mambaul Ulum, Kecamatan Muncar, Kamis (15/1/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Banyuwangi itu menjadi wujud nyata silaturahmi pemerintah daerah dengan kalangan pesantren dan ulama.

Di hadapan para kiai, ibu nyai, santri, dan jamaah yang hadir, Ipuk menegaskan bahwa haul bukan sekadar agenda seremonial mengenang para pendahulu.

Lebih dari itu, haul menjadi ruang spiritual untuk meneladani perjuangan, keilmuan, serta nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan para ulama.

“Bagi kami, hadir di haul seperti ini bukan hanya menghormati pendahulu, tetapi juga bagian dari silaturahmi, mencari ilmu, dan melanjutkan perjuangan para kiai,” ujar Ipuk.

Refleksi Spiritual untuk Pembangunan Daerah

Ipuk menyebut haul KH Iskandar yang dirangkai dengan peringatan Isra Miraj sebagai momentum refleksi bersama.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari kemajuan fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus disertai dengan kekuatan spiritual dan keberkahan.

Ia berharap doa serta bimbingan para kiai dan ibu nyai terus mengiringi perjalanan Banyuwangi ke depan.

“Mudah-mudahan Banyuwangi bisa terus maju dan mendapat keberkahan dengan doa para kiai dan ibu nyai,” ucapnya.

Ipuk menilai, silaturahmi yang terjalin antara pemerintah daerah dan pesantren menjadi fondasi penting agar setiap kebijakan yang diambil tetap berada di jalur yang benar dan berpihak pada kemaslahatan umat.

Pesantren Mitra Strategis Pemerintah

Dalam kesempatan tersebut, Ipuk juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk terus menggandeng ulama dan pesantren dalam proses pembangunan daerah, sesuai dengan peran dan kapasitas masing-masing.

“Kami ingin para kiai memberi doa, arahan, dan bimbingan agar kebijakan pemerintah tidak salah arah dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Ipuk, pesantren memiliki posisi strategis dalam membangun karakter generasi muda, terutama di tengah tantangan global dan derasnya arus informasi yang kerap membawa pengaruh negatif.

“Pesantren merupakan tempat membangun akhlak sekaligus ilmu. Ini bekal penting agar anak-anak kita tetap kuat menghadapi zaman,” ujarnya.

Penguatan SDM Berbasis Nilai Keagamaan

Pemkab Banyuwangi, lanjut Ipuk, berkomitmen untuk terus mendukung pendidikan berbasis pesantren sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berakhlak, berdaya saing, dan memiliki kepekaan sosial.

Menurutnya, kemajuan daerah akan lebih kokoh jika ditopang oleh masyarakat yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan spiritual.

“Dengan kebersamaan dan komitmen, InsyaAllah kita bisa melanjutkan perjuangan para pendahulu,” tutur Ipuk menutup sambutannya.

Haul KH Iskandar di Ponpes Mambaul Ulum Muncar tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan jamaah dari berbagai daerah.

Selain menjadi ajang doa bersama, kegiatan ini juga memperkuat ikatan antara pemerintah daerah dan komunitas pesantren dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kebersamaan di Banyuwangi. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Ponpes Mambaul Ulum Muncar #haul KH Iskandar #Bupati Ipuk Fiestiandani