Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bayi Laki-laki Ditemukan dalam Kardus Mi Instan di Glagah Banyuwangi, Polisi Selidiki Orang Tua

Ali Sodiqin • Kamis, 15 Januari 2026 | 10:25 WIB

Kardus mi instan berisi bayi ditemukan di rumah Sutikno, pensiunan Polri, di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Jawa Timur.
Kardus mi instan berisi bayi ditemukan di rumah Sutikno, pensiunan Polri, di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Jawa Timur.

RADARBANYUWANGI.ID - Warga Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki yang diduga sengaja ditelantarkan oleh orang tuanya.

Bayi mungil tersebut ditemukan di teras rumah seorang warga pada Rabu malam (14/1/2026).

Kapolsek Glagah AKP Edi Jaka Supa’at mengatakan, bayi itu ditemukan sekitar pukul 22.00 WIB oleh pemilik rumah bernama Sutikno (70), seorang purnawirawan Polri. Saat itu, saksi melihat sebuah kardus mi instan mencurigakan yang diletakkan di teras rumahnya.

“Bayi itu ditaruh di dalam kardus mi instan. Diduga sengaja dibuang oleh orang tuanya,” kata AKP Edi Jaka Supa’at, Kamis (15/1/2026).

Saat diperiksa, di dalam kardus tersebut terdapat seorang bayi laki-laki yang masih sangat kecil.

Selain bayi, pelaku juga menyertakan sejumlah perlengkapan, di antaranya bantal, pakaian bayi, susu formula, popok, bedak, dot, serta secarik surat yang diduga ditulis oleh orang tua bayi.

Info Selengkapnya Klik di sini!
Info Selengkapnya Klik di sini!

Keberadaan perlengkapan tersebut mengindikasikan bahwa bayi itu masih sempat dirawat sebelum akhirnya ditinggalkan.

Namun demikian, polisi memastikan tindakan tersebut tetap masuk kategori penelantaran anak.

Atas penemuan itu, Sutikno segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Glagah agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur.

Petugas kepolisian pun langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi bayi.

“Kami membawa bayi tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan,” ungkap AKP Edi Jaka Supa’at.

Hasil pemeriksaan tim medis menunjukkan kondisi bayi dalam keadaan sehat dan tidak ditemukan gejala sakit maupun luka.

Meski demikian, untuk sementara waktu bayi tersebut masih dirawat di RSUD Blambangan guna mendapatkan perawatan dan pengawasan lebih lanjut.

“Dari hasil pemeriksaan medis, kondisi bayi sehat. Saat ini masih dirawat di RSUD Blambangan,” ujarnya.

Sementara itu, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan orang tua bayi tersebut.

Sejumlah langkah telah dilakukan, mulai dari mengorek keterangan warga sekitar hingga memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi penemuan.

“Masih kami lakukan penyelidikan. Kami juga mengumpulkan keterangan warga sekitar serta memeriksa rekaman CCTV untuk mengungkap siapa yang meletakkan bayi tersebut,” tegas AKP Edi Jaka Supa’at.

Kasus penemuan bayi ini menambah daftar peristiwa penelantaran anak yang terjadi di Banyuwangi.

Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait orang tua bayi agar segera melapor ke pihak berwajib.

Selain itu, masyarakat diharapkan lebih peduli dan segera bertindak jika menemukan kejadian serupa di lingkungan sekitar. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#bayi #Bayi Dibuang #Temuan Bayi #banyuwangi #mi instan #glagah #pensiunan polri