Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Mantan Ketua Tarung Derajat Banyuwangi Moh Dimyati Meninggal Dunia, Dunia Olahraga Kehilangan Tokoh Senior

Ali Sodiqin • Selasa, 13 Januari 2026 | 08:08 WIB
tembak-reaksi-bwi-resmi-masuk-perbakin-situbondo
tembak-reaksi-bwi-resmi-masuk-perbakin-situbondo

RADARBANYUWANGI.ID - Kabar duka menyelimuti dunia olahraga Banyuwangi. Salah satu tokoh senior dan pegiat olahraga di Bumi Blambangan, Moh Dimyati, dikabarkan meninggal dunia.

Informasi tersebut ramai beredar di sejumlah grup WhatsApp sejak Senin malam (12/1/2026) dan sontak mengundang ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan.

Dalam pesan yang beredar, disebutkan Innalillahi wa inailaihi rojiun, Moh Dimyati yang dikenal sebagai mantan Ketua Tarung Derajat Banyuwangi tersebut telah berpulang.

Selain dikenal di cabang bela diri Tarung Derajat, almarhum juga tercatat pernah menjabat sebagai mantan Ketua Harian Perbakin Banyuwangi serta terlibat aktif sebagai pengelola wisma atlet.

Berdasarkan informasi yang diterima, jenazah almarhum saat ini masih berada di wilayah Pasuruan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi lebih lanjut terkait waktu pemulangan maupun prosesi pemakaman.

Sosok Senior di Dunia Olahraga Banyuwangi

Nama Moch Dimyati bukan sosok asing di kalangan insan olahraga Banyuwangi.

Beberapa tahun lalu, almarhum dikenal sebagai Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Banyuwangi.

Di masa kepemimpinannya, Tarung Derajat mulai menunjukkan geliat perkembangan di daerah.

Dalam sejumlah pemberitaan olahraga, salah satunya pada tahun 2014, Moch Dimyati tampil sebagai Ketua Kodrat Banyuwangi yang aktif mendorong pembinaan atlet.

Ia pernah menyampaikan bahwa olahraga bela diri Tarung Derajat—yang diciptakan oleh Achmad Dradjat sejak 1972—mulai berkembang dan mendapatkan tempat di tengah masyarakat Banyuwangi.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Latihan Gabungan (Latgab) 200 atlet Tarung Derajat di Surabaya, di mana atlet-atlet Banyuwangi turut ambil bagian.

Keterlibatan itu menjadi salah satu upaya memperkuat mental tanding dan meningkatkan kualitas atlet daerah agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

Dedikasi untuk Pembinaan Atlet

Tak hanya di Tarung Derajat, almarhum juga dikenal aktif dalam organisasi olahraga lain.

Kiprahnya sebagai mantan Ketua Harian Perbakin Banyuwangi menegaskan komitmennya dalam pengembangan olahraga menembak.

Selain itu, perannya sebagai pengelola wisma atlet menunjukkan perhatian besar terhadap fasilitas penunjang pembinaan atlet.

Meski demikian, informasi rinci mengenai masa jabatan, latar belakang pribadi, maupun aktivitas almarhum di luar dunia olahraga masih terbatas.

Hingga kini, belum banyak sumber daring yang memuat profil lengkap atau biografi mendalam tentang sosok Moh Dimyati.

Duka dan Kenangan

Kepergian Moh Dimyati meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi keluarga besar olahraga Banyuwangi.

Sosoknya dikenang sebagai figur yang konsisten mendampingi atlet dan organisasi olahraga, terutama pada masa-masa awal pembinaan cabang Tarung Derajat di daerah.

Ucapan belasungkawa terus mengalir di berbagai grup percakapan dan komunitas olahraga.

Banyak pihak berharap dedikasi almarhum dapat menjadi teladan bagi generasi penerus dalam membangun olahraga Banyuwangi yang berprestasi.

Selamat jalan, Moh Dimyati. Dedikasimu untuk dunia olahraga Banyuwangi akan selalu dikenang. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#tarung derajat #wisma atlet #meninggal dunia #banyuwangi