Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ombak Tinggi dan Angin Kencang, TNI-Polri Perketat Patroli di Pesisir Pesanggaran Banyuwangi

Salis Ali Muhyidin • Senin, 12 Januari 2026 | 05:30 WIB

Personel gabungan TNI-Polri memperketat patroli di lokasi pesisir pantai Pulau Merah Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.
Personel gabungan TNI-Polri memperketat patroli di lokasi pesisir pantai Pulau Merah Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

RADARBANYUWANGI.ID – Personel gabungan TNI-Polri memperketat patroli dan penjagaan di sejumlah titik pesisir pantai wilayah Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya potensi cuaca ekstrem berupa ombak tinggi dan angin kencang di laut selatan dalam beberapa hari terakhir, Minggu (11/1).

Kapolsek Pesanggaran AKP Maskur mengatakan, hingga saat ini personel gabungan masih disiagakan di sejumlah kawasan pantai, terutama pasca libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Meski masa libur telah usai, jumlah wisatawan yang berkunjung ke pantai masih terbilang tinggi, khususnya pada akhir pekan.

“Sampai sekarang anggota masih bersiaga di beberapa titik pesisir. Patroli dilakukan secara bergilir sebagai langkah pencegahan kecelakaan laut maupun gangguan kamtibmas,” ujar Maskur.

Fokus di Pulau Merah dan Pantai Mustika

Patroli difokuskan di sejumlah destinasi wisata favorit, seperti Pantai Pulau Merah dan Pantai Mustika yang berada di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

Kedua lokasi tersebut dikenal sebagai magnet wisatawan, baik lokal maupun luar daerah.

“Di akhir pekan pengunjung masih membludak. Karena itu anggota kami stand by di lokasi sekaligus melakukan patroli di tengah-tengah pengunjung,” jelasnya.

Maskur menegaskan, selain menjaga keamanan, kehadiran petugas juga untuk mengantisipasi risiko kecelakaan laut akibat ombak tinggi yang kerap datang tiba-tiba di kawasan pantai selatan.

Sampaikan Imbauan Langsung ke Pengunjung

Tidak hanya berjaga di titik tertentu, personel gabungan TNI-Polri juga aktif berkeliling di area wisata pantai.

Mereka menyampaikan imbauan secara langsung kepada pengunjung agar tetap waspada dan mematuhi aturan keselamatan.

“Terkadang pengunjung terlalu asyik mengobrol dengan teman atau keluarga, sehingga lengah. Karena itu anggota kami berkeliling untuk mengingatkan agar tetap menjaga kewaspadaan,” ungkap Maskur.

Imbauan tersebut antara lain agar pengunjung tidak berenang terlalu ke tengah, menghindari area rawan ombak, serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di pesisir.

Terbukti Jaga Kondusivitas Wilayah

Menurut Maskur, penebalan pengamanan di wilayah pesisir telah terbukti efektif. Selama libur Nataru 2026, kawasan pesisir Pesanggaran terpantau aman dan kondusif tanpa kejadian menonjol.

“Alhamdulillah, tahun ini tidak ada kejadian mencolok di wilayah pesisir. Ini berkat kerja keras semua pihak, baik aparat, pemerintah desa, maupun masyarakat,” tandasnya.

Nelayan Diminta Tunda Melaut

Selain menyasar wisatawan, imbauan kewaspadaan juga disampaikan kepada para nelayan yang beraktivitas di perairan laut selatan. Mengingat kondisi ombak yang tidak bersahabat, nelayan diminta untuk lebih berhati-hati.

“Sementara ini, saat ombak meninggi nelayan diharapkan waspada. Kalau dirasa membahayakan, lebih baik menunda atau libur melaut terlebih dahulu,” pungkas Maskur.

Aparat gabungan memastikan patroli dan penjagaan akan terus dilakukan selama kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, demi menjaga keselamatan masyarakat dan kondusivitas wilayah pesisir Banyuwangi. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#pesanggaran #Patroli #ombak tinggi #banyuwangi #angin kencang