Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hujan Deras Picu Banjir di Surabaya, 97 Armada Damkar Dikerahkan Sedot Genangan

Ali Sodiqin • Senin, 5 Januari 2026 | 08:24 WIB
Petugas Damkar Surabaya sedang berjibaku menyedot genangan air yang muncul setelah hujan deras pada Minggu sore (4/1).
Petugas Damkar Surabaya sedang berjibaku menyedot genangan air yang muncul setelah hujan deras pada Minggu sore (4/1).

RADARBANYUWANGI.ID - Hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya pada Selasa sore (4/1) memicu banjir di sejumlah kawasan.

Genangan air dengan ketinggian bervariasi menghambat aktivitas warga dan langsung menjadi sorotan di media sosial.

Sejak sore hari, warganet ramai membagikan kondisi jalan yang tergenang air.

Beberapa wilayah dilaporkan terdampak cukup parah, di antaranya Simo Kalangan, Karangrejo, Rungkut Menanggal, hingga Pakis.

Berdasarkan data yang dihimpun JawaPos.com, air mulai menggenangi kawasan tersebut sekitar pukul 17.00 WIB.

Genangan air yang muncul secara cepat membuat arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan melambat.

Bahkan di beberapa titik, kendaraan roda dua terpaksa menepi karena ketinggian air yang mencapai lutut orang dewasa.

Pemkot Surabaya Kerahkan Puluhan Armada Damkar

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya langsung mengerahkan puluhan armada untuk mengatasi genangan.

Kepala DPKP Kota Surabaya Laksita Rini Sevriani menjelaskan, petugas sudah mulai bergerak sejak hujan masih berlangsung.

“Sejak pukul 16.00 WIB, petugas kami bergerak melakukan pantauan dan penyedotan genangan di sejumlah wilayah,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (4/1).

Secara keseluruhan, DPKP Surabaya mengerahkan 97 unit armada, mulai dari kendaraan roda dua hingga roda 16 dengan berbagai spesifikasi.

Dari jumlah tersebut, 30 unit armada memiliki kemampuan khusus untuk menyedot genangan air.

Ratusan Petugas Turun ke Lapangan

Tidak hanya armada, DPKP Surabaya juga menurunkan 150 hingga 180 personel yang berasal dari 23 pos pemadam kebakaran. Para petugas berjibaku dari satu lokasi ke lokasi lain untuk mempercepat surutnya genangan.

“Mobil pemadam yang telah menuntaskan genangan di satu wilayah, akan segera bergerak menuju lokasi lain yang masih belum surut. Jadi pergerakan armada dinamis, disesuaikan dengan kondisi lapangan,” imbuh Laksita.

Upaya ini dilakukan agar penanganan banjir tidak terfokus pada satu titik saja, melainkan merata di seluruh wilayah terdampak.

18 Titik Tertangani, Air Mulai Surut

Hingga Minggu malam pukul 21.35 WIB, DPKP Surabaya mencatat penyedotan genangan telah dilakukan di 18 titik. Lokasi tersebut meliputi:

Di sejumlah titik tersebut, genangan air dilaporkan berangsur surut setelah dilakukan penyedotan secara intensif.

Libatkan Banyak Pos dan OPD

Penanganan banjir dilakukan secara bertahap dengan melibatkan unit dari berbagai pos pemadam kebakaran.

Beberapa pos yang terlibat antara lain Pos Kalirungkut, Gunung Anyar, Jambangan, Grudo, Pakis TVRI, dan Margomulyo.

Selain itu, DPKP juga mendapat dukungan armada dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta BPBD Surabaya untuk mempercepat penanganan di lapangan.

“Penanganan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan unit dari berbagai pos, termasuk dukungan armada DLH dan BPBD Surabaya,” jelas Laksita.

Warga Diminta Tetap Waspada

Pemkot Surabaya menegaskan bahwa pemantauan akan terus dilakukan hingga seluruh genangan benar-benar surut.

Warga diminta tetap waspada, mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih bisa terjadi.

Masyarakat juga diimbau segera melapor kepada petugas jika menemukan kondisi darurat, seperti genangan tinggi, saluran tersumbat, atau warga yang membutuhkan bantuan.

Dengan langkah cepat dan koordinasi lintas instansi, Pemkot Surabaya berharap dampak banjir dapat diminimalkan dan aktivitas warga kembali normal secepat mungkin. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#surabaya #banjir #hujan deras