Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pabrik Beras di Alasmalang Singojuruh Terbakar, Mesin Penggilingan Rusak Akibat Overheat

Zamrozi Wahyu • Senin, 29 Desember 2025 | 12:00 WIB

MESIN OVERHEAD: Tiga mobil Damkarmat dikerahkan untuk memadamkan api di pabrik pengolahan beras Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh pada Sabtu (27/12).
MESIN OVERHEAD: Tiga mobil Damkarmat dikerahkan untuk memadamkan api di pabrik pengolahan beras Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh pada Sabtu (27/12).

RADARBANYUWANGI.ID - Kebakaran terjadi di ruang penggilingan sebuah pabrik beras yang berada di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Sabtu (27/12/2025).

Insiden tersebut menghanguskan sebagian area mesin penggilingan dan menyebabkan kerusakan peralatan produksi.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp1 juta. Kerusakan utama terjadi pada mesin penggilingan beras yang terdampak api.

Kapolsek Singojuruh, AKP Achmad Rudy, membenarkan adanya kebakaran di pabrik beras tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh mesin yang mengalami overheat atau panas berlebih.

“Kebakaran terjadi di ruang penggilingan pabrik beras. Dugaan sementara disebabkan oleh overheat pada mesin penggiling,” kata AKP Achmad Rudy.

Ia menjelaskan, peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, salah satu karyawan pabrik melihat adanya gangguan pada blower hisap yang digunakan dalam proses penggilingan. Gangguan tersebut memicu munculnya percikan api.

Percikan api itu kemudian terbawa angin dan debu sekam yang ada di sekitar mesin. Dalam kondisi tersebut, api menyambar kain yang berada di mesin penggilingan sekam atau hammer mill.

“Percikan api mengenai kain yang ada di mesin penggilingan sekam. Dari situlah api diduga mulai membesar dan memicu kebakaran,” jelasnya.

Melihat api mulai membesar, salah satu karyawan pabrik segera mematikan aliran listrik guna mencegah kebakaran semakin meluas.

Pihak manajemen pabrik kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran serta Polsek Singojuruh untuk meminta bantuan.

“Sambil menunggu petugas datang, para karyawan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya,” tambah AKP Achmad Rudy.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Yopy Bayu Irawan, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 13.40 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Damkarmat langsung mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran.

“Kami menerjunkan tiga unit armada dari Sektor Srono dan Banyuwangi ke lokasi kejadian,” ujarnya.

Petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api dalam waktu kurang lebih satu jam.

Setelah api berhasil dipadamkan di titik utama, petugas melakukan proses pendinginan dan pengecekan menyeluruh untuk memastikan tidak ada sisa api yang berpotensi kembali menyala.

“Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian. Setelah itu kami lakukan pendinginan dan pengecekan lanjutan. Dugaan kuat penyebab kebakaran adalah mesin yang mengalami overheat,” pungkas Yopy.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya perawatan rutin mesin dan pengawasan ketat terhadap peralatan produksi, khususnya di lingkungan pabrik yang rawan debu dan material mudah terbakar. (why)

Editor : Ali Sodiqin
#Overheat #terbakar #singojuruh #mesin penggilingan #banyuwangi #pabrik beras