RADARBANYUWANGI.ID - Sejumlah ruas jalan utama di Banyuwangi akan mengalami pengalihan dan penutupan arus lalu lintas selama hampir dua pekan.
Hal ini menyusul dimulainya pekerjaan rehabilitasi Jembatan Pohbembem I yang berada di ruas jalan Wonorekso – Rogojampi.
Penutupan dijadwalkan berlangsung mulai 10 hingga 23 Desember 2025.
Kasi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Bina Marga Jawa Timur, Muhammad Ridwan, menyampaikan melalui pesan singkat bahwa terdapat tujuh titik pengalihan dan penutupan arus lalu lintas yang akan diberlakukan.
Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar proses rehabilitasi jembatan yang menjadi jalur vital penghubung antarwilayah.
Rincian Titik Pengalihan/Penutupan
- Pertigaan Kabat – Kendaraan besar menuju Jember dialihkan lewat jalan nasional.
- Lampu Merah Rogojampi – Arah Jember diarahkan ke jalur nasional.
- Pertigaan Bulog – Kendaraan lurus dialihkan.
- Perempatan Alasmalang (Patung Kebo) – Ditutup total.
- Pertigaan Masjid Singojuruh – Kendaraan dari Genteng ke Banyuwangi dialihkan lurus.
- Pertigaan Padang Bulan – Kendaraan besar arah Banyuwangi dialihkan ke Gladak (jalan nasional).
- Lampu Merah Genteng (setelah pasar) – Kendaraan besar menuju Rogojampi/Banyuwangi diarahkan lurus ke jalan nasional.
Dampak dan Antisipasi
Penutupan ini diperkirakan akan berdampak signifikan pada arus lalu lintas, terutama kendaraan besar yang biasa melintas di jalur tersebut.
Ridwan menegaskan, masyarakat diimbau untuk mengantisipasi perjalanan dengan menyesuaikan rute sejak dini.
Sosialisasi juga dilakukan melalui berbagai kanal agar pengguna jalan tidak terjebak kemacetan.
Selain itu, aparat kepolisian bersama Dinas Perhubungan akan ditempatkan di titik-titik strategis untuk mengatur lalu lintas dan memberikan arahan kepada pengendara.
Dengan adanya pengalihan ini, diharapkan proses rehabilitasi jembatan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu keselamatan pengguna jalan.
Penutupan Jadi Sorotan
Penutupan total di Perempatan Alasmalang (Patung Kebo) menjadi sorotan utama karena jalur tersebut dikenal sebagai simpul lalu lintas penting.
Selama masa rehabilitasi, jalur ini tidak dapat digunakan sama sekali sehingga pengguna jalan wajib mencari alternatif lain.
Dengan adanya penutupan dan pengalihan di tujuh titik, masyarakat Banyuwangi diimbau untuk lebih cermat merencanakan perjalanan.
Rehabilitasi Jembatan Pohbembem I diharapkan selesai tepat waktu sehingga akses vital Wonorekso – Rogojampi kembali normal pada akhir Desember 2025. (*)
Editor : Ali Sodiqin