Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Atiqoh Zahrotul Huda, Guru Asal Kalipuro Banyuwangi Hilang di Aceh: Pihak Keluarga Kehilangan Kontak sejak 26 November

Syaifuddin Mahmud • Jumat, 5 Desember 2025 | 12:15 WIB
Miftahul Huda, 56, warga Lingkungan Krajan, Kelurahan Kalipuro menunjukan foto putrinya Atiqoh Zahrotul Huda, 29, yang saat ini berada di Aceh Tamiyang, Provinsi Aceh.
Miftahul Huda, 56, warga Lingkungan Krajan, Kelurahan Kalipuro menunjukan foto putrinya Atiqoh Zahrotul Huda, 29, yang saat ini berada di Aceh Tamiyang, Provinsi Aceh.

RADARBANYUWANGI.ID - Musibah banjir besar yang terjadi di Provinsi Aceh dan Sumatera ikut dirasakan keluarga di Banyuwangi. Seorang perempuan asal Kelurahan Kalipuro bernama Atiqoh Zahrotul Huda, 29, dilaporkan hilang kontak saat berada di Kabupaten Aceh Tamiang.

Pihak keluarga mengaku terakhir kali berusaha menghubungi Atiqoh pada Rabu 26 November, sekitar pukul 14.40 WIB. Namun, tak ada respon dan ponsel yang digunakan Atiqoh tidak aktif lagi.

Ayah Atiqoh, Miftahul Huda, 56, menuturkan, putrinya adalah seorang tenaga pendidik. Dia berangkat ke Aceh pada bulan September lalu dan berencana kembali ke Banyuwangi setelah empat bulan. Pada Senin (24/11) keluarga sempat berkomunikasi dengan Atiqoh. Namun, dua hari kemudian ponselnya sudah tidak aktif. “Dulu pernah ke sana setahun yang lalu. Terus tiga bulan yang lalu berangkat lagi. Harusnya pulang tanggal 25 Desember, tiketnya sudah dibeli,” jelasnya.

Selama di Aceh, Atiqoh bertugas membantu kegiatan pendidikan di SDIT Darul Mukhlisin yang berlokasi di Jalan Insinyur Haji Juanda, Karang Baru, Aceh Tamiang. Dia mengajar halaqah Al-Qur’an serta membantu kegiatan keagamaan di sekolah tersebut.

Huda mengatakan komunikasi terakhir dengan putrinya berlangsung dua hari sebelum hilang kontak. “Sejak tanggal 24 itu HP-nya sudah tidak bisa dihubungi. Nomornya tidak aktif,” ujarnya.

Huda menambahkan, selama sepekan terakhir dia terus berupaya mencari keberadaan putri keduanya itu. Dengan menghubungi beberapa orang yang dikenalnya di sekitar Aceh. Pihak keluarga berharap segera ada kabar mengenai keberadaan Atiqoh. “Harapannya segera ada informasi. Kami menunggu kabar apa pun dari siapapun. Semoga anak saya bisa segera ditemukan” harap Huda. (aif)

Editor : Ali Sodiqin
#kalipuro #aceh #banjir #guru #Hilang Kontak #banyuwangi #longsor