Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hujan Lebat Picu Empat Sungai Meluap di Padang Pariaman: 1.824 Warga Terdampak, Infrastruktur Rusak

Ali Sodiqin • Rabu, 26 November 2025 | 01:30 WIB
BPBD Kabupaten Padang Pariaman segera turun ke lokasi kejadian guna melakukan penanganan serta pendataan, pascabanjir yang menerjang pada Sabtu (22/11).
BPBD Kabupaten Padang Pariaman segera turun ke lokasi kejadian guna melakukan penanganan serta pendataan, pascabanjir yang menerjang pada Sabtu (22/11).

RADARBANYUWANGI.ID - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Padang Pariaman sejak Sabtu (22/11) pukul 08.00 WIB hingga Minggu (23/11) mengakibatkan debit air sejumlah sungai meningkat drastis.

Empat sungai dilaporkan meluap, yaitu Sungai Batang Anai, Batang Ulakan, Batang Lubuak, dan Batang Kamumuan.

Luapan air kemudian menggenangi sejumlah permukiman di tujuh kecamatan dan 14 nagari.

Menurut data sementara yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman, sebanyak 608 KK atau 1.824 jiwa terdampak banjir.

Dua warga dilaporkan mengalami luka ringan akibat insiden tersebut. Beruntung, hingga Minggu malam belum ada laporan korban jiwa.

Warga terdampak telah dievakuasi, sebagian secara mandiri dan sebagian lainnya dibantu oleh tim gabungan.

Kerusakan Infrastruktur dan Permukiman

Selain menggenangi permukiman, banjir juga mengakibatkan kerugian materiil cukup signifikan. BPBD mencatat:

Kerusakan ini mengakibatkan mobilitas warga terganggu, terutama di wilayah yang akses jalannya tertimbun material longsor.

BPBD dan Tim Gabungan Lakukan Penanganan Darurat

BPBD Padang Pariaman bersama pemerintah kabupaten, TRC PB, TNI–Polri, aparat kecamatan dan nagari, relawan, serta dinas terkait langsung turun ke lapangan untuk menangani kondisi darurat. Kegiatan yang dilakukan meliputi:

Pemerintah daerah menyampaikan kebutuhan mendesak berupa alat berat untuk membuka akses yang tertutup material serta dukungan dapur umum bagi warga yang mengungsi dan terdampak langsung.

Hujan Masih Mengguyur, Waspada Banjir Susulan

Hingga Minggu (23/11) pukul 19.08 WIB, hujan masih berlangsung di beberapa wilayah terdampak.

Pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan, mengingat tingginya potensi banjir susulan jika curah hujan tetap tinggi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjauhi tepi sungai, terutama saat debit air terlihat meningkat.

Warga diminta mengikuti arahan pemerintah daerah serta segera melapor jika terjadi kondisi darurat atau peningkatan ketinggian air.

Pemantauan cuaca juga harus dilakukan secara berkala melalui kanal informasi resmi pemerintah untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana lanjutan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#sungai meluap #padang pariaman #banjir