RADARBANYUWANGI.ID – Hujan deras yang kerap melanda wilayah Banyuwangi dan sekitarnya beberapa hari terakhir membuat warga yang tinggal di dekat Sungai Badeng, Kecamatan Songgon, waswas.
Selain khawatir terjadi banjir, mereka juga ketar-ketir Jembatan Misjah yang menghubungkan Desa Sumberbulu dan Parangharjo ambrol.
Sejak beberapa hari belakangan debit sungai Badeng naik signifikan dibandingkan kondisi normal.
Air sungai berwarna kecokelatan yang membawa material pasir dan batu mengalir deras. Terjangan air membuat fondasi Jembatan Misjah tergerus.
Asiah, 58, warga Dusun Jajangan, Desa Sumberbulu, mengatakan, sudah sekitar sepekan terakhir derbit sungai badeng naik.
“Akibatnya, fondasi Jembatan Misjah tergerus hingga bagian bawahnya terlihat kopong,” ujarnya Jumat (14/11).
Asiah menuturkan, beberapa bagian fondasi jembatan yang hanya berjarak sekitar 10 meter dari rumahnya itu juga ambrol diterjang air sungai yang mengalir deras.
“Pada Kamis (13/11) debit airnya lebih besar dan alirannya menggerus sisi jembatan yang ambrol itu. Sekarang ini (kemarin) sudah alirannya lumayan mengecil,” tuturnya.
Asiah mengaku waswas sejak sepekan terakhir. Dia kerap mendengar suara gemuruh dari material batu yang terbawa aliran sungai.
Menurut sia, beberapa warga yang lain juga waswas karena jembatan dinilai mengkhawatirkan.
“Untung tidak sampai di toko saya. Jika merembet, fondasi toko saya juga ikut ambrol,” terangnya.
Ambrolnya pondasi jembatan yang merupakan salah satu akses penting di wilayah itu tidak sampai mengganggu arus lalu lintas.
"Sebenarnya bahaya kalau terus dilewati. Saat ada truk lewat, misalnya, dari rumah saya terasa seperti ada goyangan,” kata Asiah.
Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Songgon Abdul Hadi mengatakan, ia sudah mendatangi lokasi tersebut untuk melakukan pengecekan.
"Sudah kami cek, memang tergerus dan ada retakan baru di bawah. Laporannya sedang kami susun untuk diserahkan ke atasan," ucapnya.
Hadi menyebut, jembatan tersebut jadi akses utama masyarakat Desa Sumberbulu dan Parangharjo. Karena itu, infrastuktur fisik tersebut harus segera diperbaiki.
"Harapannya segera ada perbaikan, karena dari bawah terlihat mengkhawatirkan," ucapnya.
Sementara itu, Kapolsek Songgon AKP Pudji Wahyono mewanti-wanti agar masyarakat berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas di sungai mengingat cuaca yang tidak menentu.
"Kami imbau agar sementara waktu tidak beraktivitas di sekitar Sungai Badeng karena membahayakan," pungkasnya. (sas/sgt)
Editor : Ali Sodiqin