Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sukamade Banyuwangi Kembali Terisolasi! Gethek Hanyut Diterjang Banjir, 300 KK Terjebak di Tengah Hutan

Salis Ali Muhyidin • Kamis, 13 November 2025 | 11:00 WIB
MELUAP: Sungai di Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran meluap, Rabu (12/11).
MELUAP: Sungai di Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran meluap, Rabu (12/11).

RADARBANYUWANGI.ID - Warga yang tinggal di Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, terisolasi.

Gethek di tengah hutan yang biasa dimanfaatkan warga sebagai sarana transportasi dari dan menuju perkampungan terluar di Banyuwangi tersebut hanyut diterjang air sungai yang meluap, Rabu (12/11).

Sungai Sukamade meluap setelah sebelumnya hujan deras mengguyur wilayah hulu. Bahkan, air luapan sungai nyaris masuk ke rumah-rumah penduduk.

“Ini sudah sekian kali air sungai meluap. Gethek juga hanyut,” ujar Kepala Dusun (Kasun) Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Feri Nafaro.

Saat gethek hanyut, jelas dia, Sungai Sukamade akan banjir serta membawa material berupa ranting pohon dan menimbulkan suara gemuruh yang keras.

“Hanya sungai saja yang tidak bisa dilewati, di jalur hutan untungnya aman, tidak ada titik longsor,” kata Feri.

Menurut Feri, sungai meluap akibat hujan lebat di bagian hulu, tepatnya di kawasan Hutan Sukamade yang masuk Taman Nasional Meru Betiri.

“Di sini (Dusun Suakamade) juga turun hujan beberapa hari. Bahkan Wifi sempat mati,” katanya.

Air sungai Sukamade yang meluap, terang Feri, kemudian menyapu gethek yang biasa dipakai warga untuk menyeberangi sungai.

Gethek itu merupakan satu-satunya sarana yang dibuat warga Sukamade dari dan ke pusat Desa Sarongan.

“Saat kemarau kemarin dibuat jembatan, sekarang kembali dibuat model gethek. Namun baru beberapa hari dimanfaatkan sudah disapu banjir,” tuturnya.

Feri menyebut saat ini warga Dusun Sukamade yang berjumlah 300 kepala keluarga (KK) kembali terisolasi. Mereka hanya bisa menunggu sampai debit air mengecil.

“Sampai saat ini (kemarin siang) masih hujan. Tidak deras, semoga debit air tidak semakin tinggi,” harapnya.

Ia berharap debit air sungai tersebut segera menyusut agar roda ekonomi masyarakat bisa kembali hidup.

Sebab akses tersebut jadi satu-satunya jalur logistik masuk ke Dusun Sukamade.

“Kalau berlangsung dalam waktu yang lama, bisa-bisa warga kehabisan logistik," tandasnya. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#Sukamade #banjir #banyuwangi #terisolasi