Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Diduga Malu Jadi Bahan Gosip, Pasutri Banyuwangi Kubur Bayinya di Belakang Rumah

Bagus Rio Rohman • Rabu, 5 November 2025 | 12:00 WIB
PANGGIL SAKSI: Penyidik Polsek Wongsorejo memintai keterangan sejumlah saksi terkait kasus pembuangan bayi di Desa Alasbuluh, Wongsorejo, Banyuwangi.
PANGGIL SAKSI: Penyidik Polsek Wongsorejo memintai keterangan sejumlah saksi terkait kasus pembuangan bayi di Desa Alasbuluh, Wongsorejo, Banyuwangi.

RADARBANYUWANGI.ID – Kasus pembuangan bayi yang dikubur di belakang rumah warga Dusun Krajan I, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, menggegerkan warga setempat. Peristiwa ini kini menjadi perhatian serius Polresta Banyuwangi.

Bayi yang diduga baru dilahirkan itu merupakan buah hati pasangan suami istri Mukhlis (40) dan Solekah (33), warga desa tersebut.

Keduanya telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim Polresta Banyuwangi.

Menurut keterangan polisi, dugaan sementara motif di balik tindakan tragis ini adalah rasa malu karena pasutri tersebut kerap menjadi bahan gosip warga kampung.

“Orang tua bayi masih kita mintai keterangan. Kondisi ibu bayi saat ini masih lemas karena baru melahirkan,” ujar Kasatreskrim Polresta Banyuwangi Kompol Komang Yogi Arya Wiguna, mewakili Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rama Samtama Putra, Senin (4/11).

Komang menjelaskan, aksi pelaku sempat dipergoki tetangganya. Sebelum dikubur, bayi tersebut dibungkus dalam kantong kresek berisi darah. Diduga kuat, kantong itu juga berisi ari-ari bayi yang baru dilahirkan.

“Menurut saksi, Mukhlis terlihat memendam kantong kresek menggunakan sekop di belakang rumahnya,” terang Komang.

Melihat kejadian itu, tetangga pelaku langsung histeris dan melaporkan peristiwa tersebut ke aparat kepolisian.

Tak lama, anggota Polsek Wongsorejo bersama tim Inafis Polresta Banyuwangi turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jenazah bayi kemudian dibawa ke RSUD Blambangan untuk dilakukan otopsi dan memastikan penyebab kematian.

Komang menambahkan, kedua orang tua bayi kini diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Prabowo Ingin Kereta Cepat Whoosh Tembus Banyuwangi: Surabaya Itu Zaman Dulu

Meski begitu, Solekah tetap mendapatkan perawatan medis karena kondisinya masih lemah pascamelahirkan.

“Ada isu bahwa pelaku sudah memiliki empat anak dari tiga kali pernikahan. Namun kabar ini belum dapat dipastikan kebenarannya. Penyidik masih melakukan pendalaman,” tegas Komang.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan, dan polisi memastikan akan mengungkap motif pasti serta kronologi lengkap peristiwa memilukan tersebut. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#gosip #bayi dikubur #wongsorejo #banyuwangi #ibu kubur bayi