Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Wanita di Banyuwangi Ditemukan Meninggal Membusuk di Kamar! Diduga Sudah 3 Hari Tak Bernyawa

Zamrozi Wahyu • Sabtu, 1 November 2025 | 13:15 WIB
Anggota Polsek Gambiran bersama tim medis Pusekesmas Jajag menemui Wulandari usai memeriksa jenazah Sunarti yang ditemukan tewas di dalam kamarnya, Kamis (30/10).
Anggota Polsek Gambiran bersama tim medis Pusekesmas Jajag menemui Wulandari usai memeriksa jenazah Sunarti yang ditemukan tewas di dalam kamarnya, Kamis (30/10).

RADARBANYUWANGI.ID – Seorang wanita yang tinggal seorang diri, Sunarti, 55, ditemukan meninggal dunia di dalam kamarnya di Dusun Bulusari, Desa Jajag, Kecamatan GambiranBanyuwangi, pada Kamis (30/10) sekitar pukul 17.00. Diduga korban sudah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan.

Dari hasil pemeriksaan tim medis tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tengkurap dan dan badannya sudah mulai lebam atau membengkak akibat proses pembusukan.

Kapolsek Gambiran AKP Badrodin Hidayat mengatakan, pada Selasa (28/10) sekitar pukul 15.00, Wulandari, 33, putri korban sempat mencoba menghubungi ibunya melalui telepon.

Ia bermaksud menanyakan kondisi sang ibu. “Namun tidak ada tanggapan dari korban,” ujar Kapolsek Badrodin.

Kemudian, lanjut Badrodin, pada Kamis (30/10) sekitar pukul 16.30, anak korban mendatangi rumah Sunarti untuk mengantarkan makanan.

Akan tetapi, ketika mencoba untuk memanggil korban dari luar rumah, tidak ada jawaban.

Sedangkan pintu rumah dalam kondisi terkunci. “Dipanggil beberapa kali tidak ada jawaban dari korban,” lanjutnya.

Wulandari lalu meminta bantuan tetangga, yakni Anwar Malik, 42, untuk membuka pintu rumah yang terkunci.

Saat pintu sudah terbuka, masih kata Kapolsek Badrodin, tercium bau tidak sedap yang berasal dari arah kamar korban.

Ketika dicek di dalam kamar, kondisi korban sudah tengkurap dan tidak bergerak. “Saat korban ditemukan badannya sudah mulai membengkak,” katanya.

Selanjutnya, masyarakat yang mengetahui kondisi korban mencoba untuk menghubungi Polsek Gambiran, tenaga medis Puskesmas Jajag, serta perangkat desa setempat.

Tak selang lama, pihak kepolisian bersama tim medis datang ke tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami bersama tim medis langsung menuju ke TKP untuk pemeriksaan,” terang Badrodin.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun ditemukan beberapa obat penambah darah dan obat darah tinggi di dekat korban. Obat-obatan itu diduga selama ini dikonsumsi oleh korban.

“Korban memiliki riwayat penyakit saraf dan beberapa penyakit yang sudah diderita sudah lama. Untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban perlu dilakukan otopsi, namun pihak keluarga menolak secara bersurat dan mengikhlaskan kepergian korban,” pungkas Kapolsek Badrodin. (cw3/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#gambiran #ditemukan meninggal #temuan mayat #Meninggal dalam Kamar #banyuwangi