Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Asrama Putri Pesantren di Situbondo Ambruk Tengah Malam, 12 Santriwati Jadi Korban, 1 Meninggal Dunia!

Ali Sodiqin • Kamis, 30 Oktober 2025 | 02:03 WIB
Anggota BPBD dan Polres Situbondo meninjau lokasi asrama Pondok Pesantren (Ponpes) Syehk Abdul Qodir Jaelani di Dusun Pesanggrahan, Desa Belimbing, Kecamatan Besuki, Situbondo, Rabu (29/10).
Anggota BPBD dan Polres Situbondo meninjau lokasi asrama Pondok Pesantren (Ponpes) Syehk Abdul Qodir Jaelani di Dusun Pesanggrahan, Desa Belimbing, Kecamatan Besuki, Situbondo, Rabu (29/10).

RADARBANYUWANGI.ID - Warga Desa Blimbing, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, digemparkan dengan ambruknya bangunan asrama putri Pondok Pesantren Salafiah Syafi’iyah Syekh Abdul Qodir Jailani pada Rabu (29/10/2025) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Peristiwa tragis itu menyebabkan 12 santriwati menjadi korban, satu di antaranya meninggal dunia. Korban meninggal diketahui bernama Putri (12), warga Dusun Rawan, Desa Besuki.

Jenazah korban telah dimakamkan oleh keluarga pada Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Kapolres Situbondo AKBP Rezi Darmawan membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan, selain korban meninggal, 11 santriwati lainnya mengalami luka-luka.

“Satu santriwati meninggal dunia dan sudah dikebumikan tadi pagi. Enam korban dirawat di Puskesmas Besuki, empat di RSUD Besuki, dan satu di RSIA Jatimned,” ujar Rezi kepada wartawan.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab robohnya bangunan asrama tersebut. Namun hingga kini, pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab pasti ambruknya bangunan.

“Kami masih melakukan penyelidikan. Belum diketahui apakah akibat faktor cuaca atau penyebab lainnya. Kami juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama,” jelas Rezi.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi pihak pesantren dan warga sekitar. Sejumlah santriwati lainnya masih menjalani perawatan intensif di beberapa fasilitas kesehatan di Situbondo.

Pihak pesantren bersama aparat kepolisian dan Kemenag Situbondo berjanji akan melakukan evaluasi terhadap kondisi bangunan pesantren untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #pesantren di situbondo ambruk #atap ambruk #asrama putri #santri meninggal dunia #besuki #Pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani Situbondo