Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

BPBD Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Rejoagung, Satu Warga Tewas

Zamrozi Wahyu • Rabu, 22 Oktober 2025 | 15:57 WIB
Camat Srono Tri Wahyuni Angembani (kiri) dan Kades Rejoagung Sonhaji (kanan) menyerahkan bantuan logistik darurat pada korban kebakaran.
Camat Srono Tri Wahyuni Angembani (kiri) dan Kades Rejoagung Sonhaji (kanan) menyerahkan bantuan logistik darurat pada korban kebakaran.

RADARBANYUWANGI.ID - Kebakaran yang menimpa rumah dan toko milik Dikan (65), warga Dusun Sumbergroto, Desa Rejoagung, Kecamatan Srono, yang menyebabkan dirinya meninggal dunia, mendapat perhatian dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi.

BPBD menyalurkan bantuan logistik darurat kepada keluarga korban yang mengalami kerugian hingga Rp 250 juta.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Camat Srono, Tri Wahyuni Angembani, bersama Kepala Desa Rejoagung, Sonhaji, di kantor desa setempat dan diterima menantu korban, Yuri Kurtubi (40), kemarin (21/10).

“Bantuan dari BPBD sudah kami serahkan kepada menantu korban,” kata Kades Rejoagung, Sonhaji.

Bantuan logistik darurat berupa makanan, terpal, pakaian, obat-obatan, dan kebutuhan lain diharapkan dapat membantu keluarga yang kehilangan harta bendanya.

“Semoga bermanfaat dan bisa meringankan beban keluarga korban,” ujarnya.

Untuk pembangunan kembali rumah korban, pihak desa akan mengupayakan bantuan lanjutan.

“Pemdes Rejoagung akan selalu mendampingi warga yang sedang kesusahan. Kami akan bantu penuh,” tegas Sonhaji.

Camat Srono, Tri Wahyuni Angembani, menambahkan bahwa setelah dilakukan pengusulan, bantuan dari BPBD langsung diserahkan kepada keluarga korban di Balai Desa Rejoagung.

Menantu korban, Yuri Kurtubi, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih BPBD, bantuan sudah kami terima dengan senang hati,” ujarnya.

Menurut Yuri, ibu mertuanya yang juga istri Dikan saat ini masih menjalani perawatan di Puskesmas Wonosobo, Kecamatan Srono.

“Beliau mengalami luka bakar di kedua kaki, tapi kondisinya sudah mulai membaik,” jelasnya.

Karena rumah sudah tidak bisa ditempati akibat kebakaran, untuk sementara neneknya, Hindun (83), tinggal bersama Yuri.

“Nanti kalau ibu sudah pulang dari perawatan, juga akan tinggal bersama kami,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat terjadi di Dusun Sumbergroto, Desa Rejoagung, Kecamatan Srono, pada Senin (20/10) sekitar pukul 02.30.

Rumah dan toko milik pasangan suami istri Dikan (65) dan Suyati (65) habis dilalap api.

Dalam insiden itu, Dikan ditemukan meninggal dunia di dalam tokonya dengan kondisi hangus terbakar.

Dua motor milik korban, Honda Supra dan Honda Vario, juga ikut hangus, begitu pula sejumlah perhiasan dan surat tanah. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 250 juta.

Editor : Agung Sedana
#srono #Rejoagung #kebakaran