Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Motif Terkuak! Pria Asal Banyuwangi yang Tega Menghabisi Nyawa Istrinya Diduga Masalah Ekonomi dan Orang Ketiga

Bagus Rio Rohman • Rabu, 22 Oktober 2025 | 12:45 WIB
Polisi melakukan olah TKP di rumah Gandhi Dibya Frandana, Jalan Serayu, Kelurahan Panderejo, Kecamatan Banyuwangi.
Polisi melakukan olah TKP di rumah Gandhi Dibya Frandana, Jalan Serayu, Kelurahan Panderejo, Kecamatan Banyuwangi.

RADARBANYUWANGI.ID -  Penyidik Reskrim Polresta Banyuwangi masih menyelidiki motif dugaan pembunuhan yang dilakukan Ghandi Dibya Frandana, 41, terhadap istrinya, Budi Wiyantise, 52, di rumahnya Jalan Serahu, Kelurahan Panderejo, Kecamatan Banyuwangi, Senin (20/10).

Dugaan sementara, Gandhi nekat menghabisi istrinya yang Kabag BCA Banyuwangi itu lantaran terlilit masalah ekonomi di tempatnya bekerja hingga adanya wanita idaman lain (WIL).

Hal ini disampaikan oleh Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rama Samtama Putra ditemui usai menyaksikan partai final pertandingan sepak bola Ketua DPC PDI Perjaungan Cup 2025 di Stadion Diponegoro, Selasa (21/10).

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan diketahui, pelaku nekat menghabisi nyawa istrinya dikarenakan adanya persoalan ekonomi di tempat kerja hingga adanya wanita idaman lain (WIL).

”Pelaku mengambil pisau dapur dan menusukkannya ke dada korban. Hasil sementara motifnya memang faktor ekonomi dan orang ketiga dalam rumah tangga mereka. Saat ini pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka," ujar Kapolresta Rama Samtama Putra.

Nilai Kerugian Cukup Fantastis

Kapolresta tidak mau menjelaskan secara gamblang faktor ekonomi tersebut seperti   apa. Namun, dia mengatakan persoalan ekonomi tersebut mengakibatkan kerugian yang nilainya cukup fantastis.

"Faktor ekonomi itu terjadi di kantor tempat tersangka bekerja, nilainya cukup banyak," katanya.

Selain itu, lanjut Rama, ada indikasi orang ketiga dalam rumah tangga pelaku dan korban. Namun, hal itu masih didalami lagi untuk mengetahui lebih lanjut. "Jadi orang ketiga  yang dimaksud terkait kehadiran wanita lain," cetusnya.

Sejauh ini, masih kata Rama, sudah ada tujuh orang saksi yang diperiksa, termasuk  rekan kerja dari tersangka.

"Sudah tujuh orang yang kita mintai keterangan, semua  berkaitan. Sedangkan barang bukti (BB) masih kita inventarisasi," tegasnya.

Dijerat Pasal Pembunuhan

Rama menambahkan, terkait penanganan perkara, penyidik Satreskrim menjerat tersangka dengan pasal 44 ayat 3 juncto pasal 5 huruf a UU 23/2004 tentang KDRT dan pasal 338 tentang pembunuhan biasa.

"Tapi, tidak menutup kemungkinan kita juga kenakan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, jika memang tersangka terbukti merencakan aksi tersebut,’’ tegasnya.

Seorang pria yang sehari-harinya bekerja di perusahaan BUMN gelap mata, Senin (20/10). Pria tersebut tega menghabisi nyawa istrinya dengan sebilah pisau dapur pukul 08.30.

Sang istri yang tercatat sebagai karyawan BCA ditikam menggunakan pisau di rumahnya Kelurahan Panderejo, Banyuwangi hingga tewas.

Kirim WA ke Polisi

Usai menghabisi nyawa istrinya, pria bernama  Gandhi Dibya Frandana, 41, itu langsung menghubungi polisi lewat chat WhatsApp.

”Maaf Pak, saya mau menyerahkan diri. Saya sudah membunuh istri saya. Saya di rumah Jalan Serayu 54. Saya sangat mencintai istri saya. Saya gak mau istri saya menderita karena saya. Jadi s ya gelap mata. Saya gak kuat lihat istri saya menderita karena saya,’’ begitu pesan Gandhi ke nomor WA seorang polisi bernama Hendri yang dinas di Unit Laka Polresta Banyuwangi.

 Sontak kejadian Senin pagi itu langsung bikin gempar warga Jalan Serayu, Kelurahan Panderejo. Tak seberapa lama aparat kepolisian berdatangan untuk memastikan kabar lewat WA tersebut.

Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rama Samtama Putra bersama Kasatreskrim Kompol Komang Yogi Arya Wiguna, dan Kapolsek Banyuwangi AKP Hendry Cristianto ikut mendatangi TKP pembunuhan.  (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#suami bunuh istri #banyuwangi #orang ketiga #Pembunuhan #suami tusuk istri #masalah keluarga