Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Suami Tikam Pegawai Bank di Banyuwangi hingga Tewas, Ini yang Dilakukan Polisi

Ali Sodiqin • Senin, 20 Oktober 2025 | 19:40 WIB

Polisi memeriksa TKP pembunuhan suami terhadap istrinya.
Polisi memeriksa TKP pembunuhan suami terhadap istrinya.

RADARBANYUWANGI.ID - Warga Kelurahan Panderejo, Banyuwangi, dikejutkan oleh peristiwa tragis pada Senin (20/10/2025) pagi.

Seorang wanita berinisial BW (52) ditemukan tewas di rumahnya di Jl. Serayu No. 54, diduga ditikam oleh suaminya sendiri GDF (41).

Peristiwa memilukan ini membuat lingkungan sekitar geger. Pasalnya, pasangan tersebut dikenal sebagai keluarga harmonis dan terpandang di kawasan itu.

Korban diketahui bekerja di salah satu Bank Swasta, sementara suaminya merupakan pegawai salah satu BUMN di Banyuwangi.

Baca Juga: SMAN 1 Genteng Kerahkan 2 Guru dan 3 Siswa Berkompetisi di Liga Puisi 4

Warga Kaget, Polisi Pasang Garis Polisi

Rumah korban tampak dipenuhi warga dan petugas kepolisian. Garis polisi kuning membentang di depan rumah bercat hijau dengan pagar tinggi itu. Di halaman, tampak satu unit mobil citycar terparkir.

Kapolsek Banyuwangi Kota AKP Hendry Cristianto membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, telah terjadi kasus pembunuhan di wilayah Panderejo. Saat ini kami masih melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut informasi awal, korban diduga ditusuk oleh suaminya hingga tewas di tempat. Jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Blambangan untuk dilakukan autopsi.

Lurah: Tidak Pernah Ada Masalah Rumah Tangga

Lurah Panderejo Moch. Safii mengatakan, dirinya mendapat laporan dari warga sekitar pukul 09.30 WIB. Saat tiba di lokasi, petugas Polresta Banyuwangi sudah berada di rumah korban.

Baca Juga: Gaji PNS Naik hingga 12 Persen! Perpres 79/2025 Resmi Berlaku, Rapel Cair November 2025

“Saya sedang rapat di kecamatan, tiba-tiba dapat kabar ada pembunuhan. Saat ke lokasi, jenazah sudah dibawa ke kamar mayat RSUD Blambangan,” jelasnya.

Safii menuturkan, selama ini pasangan suami istri itu dikenal baik dan tak pernah terdengar memiliki masalah rumah tangga.

“Mereka keluarga yang harmonis. Secara ekonomi juga cukup. Yang perempuan kerja di BCA, suaminya di Pegadaian,” tambahnya.

Tinggal Bersama Dua Anak

Informasi yang dihimpun, pasangan tersebut memiliki tiga anak. Anak pertama sedang kuliah di luar kota, anak kedua duduk di bangku SMK, dan anak ketiga masih SMP.

Baca Juga: Banyuwangi Batik Festival (BBF) 2025, Angkat Wastra Banyuwangi ke Panggung Nasional

Mereka tinggal berempat di rumah itu bersama dua anak yang masih sekolah.

Belum diketahui apakah saat kejadian anak-anak korban berada di rumah atau sudah berangkat sekolah. Polisi masih mendalami kronologi dan motif pelaku melakukan tindakan keji tersebut.

Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

Hingga Senin siang, tim Inafis Polresta Banyuwangi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti. Sementara pelaku GDF sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Baca Juga: Kapolresta Banyuwangi Dorong Pelajar SMKN 1 Glagah Siapkan Diri Menuju Generasi Emas 2045

Polisi belum memastikan motif di balik pembunuhan ini. Dugaan sementara masih seputar persoalan rumah tangga, namun penyelidikan masih berlanjut.

“Kasusnya sedang kami tangani. Mohon bersabar, nanti kami sampaikan hasil penyelidikan resmi,” tutur AKP Hendry.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi warga Panderejo yang tak menyangka keluarga harmonis itu berakhir tragis. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#srono #bca #ditikam #istri ditikam #dibunuh #istri dibunuh suami #banyuwangi #Pembunuhan #Ditikam suami #bank bca