RADARBANYUWANGI.ID – Kecelakaan tragis terjadi di jalan raya Kapuran, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, pukul 15.00, Kamis (16/10). Diduga sopirnya ugal-ugalan, truk box pengangkut air mineral
terlibat ”adu banteng” dengan mobil pikap sarat muatan ikan segar. Dalam insiden maut tersebut, kernet pikap meninggal dunia setelah tergencet di antara moncong kendaraan.
Truk box pengangkut air mineral dikemudikan ISI, 27, warga Kelurahan Bulusan, Kalipuro. Berdasarkan informasi yang dihimpun petugas kepolisian, truk box bernopol N 8XX5 UW yang dikemudikan ISI melaju dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan tinggi. Saat melintas di lokasi kejadian, persis di selatan Masjid Uswatun Hasanah, truk berusaha menyalip kendaraan yang ada di depanya.
Nahas, dari arah berlawanan, melaju pikap Mitsubishi L300 nopol DK 8162 QS bermuatan ikan segar yang dikemudikan AYN, 57. AYN didampingi seorang kernet, Suhari, 55, keduanya warga Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali. Karena jarak terlalu dekat dan kondisi jalan licin akibat hujan deras, tabrakan frontal pun tak terhindarkan. “Kedua kendaraan bertabrakan bagian depan hingga menyebabkan pengemudi dan penumpang mobil pikap terjepit,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Andi Restu Darmawan.
Kejadian ini membuat warga berdatangan ke lokasi. Di tengah suasana hujan deras, warga yang melihat kejadian langsung membantu mengevakuasi korban. Kedua korban dari mobil pikap kemudian dibawa ke RSUD Blambangan. Namun, seorang kernet, Suhari meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.
Sedangkan pengemudi pikap, yaitu AYN tampak mengalami luka serius. Dari video yang beredar, AYN sempat terjepit di tempat kemudi sebelum akhirnya berhasil dievakuasi. Kecelakaan itu sempat membuat arus lalu lintas di jalur Ketapang–Kalipuro tersendat beberapa waktu karena posisi kendaraan yang melintang di tengah jalan. Petugas kepolisian dibantu warga kemudian melakukan pengaturan lalu lintas dan mengevakuasi bangkai kendaraan agar arus kembali lancar.
Andi menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian. “Kendaraan yang terlibat kecelakaan telah kami amankan sebagai barang bukti, satu korban meninggal dan satu terluka berat akibat kecelkaan tersebu,’’ tandasnya. (fre/aif)
Editor : Ali Sodiqin