Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Berselisih Soal Penumpang, Driver Online vs Sopir Angkot Bersitegang di Pelabuhan Ketapang

Bagus Rio Rohman • Selasa, 14 Oktober 2025 | 12:10 WIB
BERDAMAI: Driver online dan sopir angkutan umum usai menjalani mediasi di Pos KP3 Pelabuhan ASDP Ketapang, Sabtu (11/10).
BERDAMAI: Driver online dan sopir angkutan umum usai menjalani mediasi di Pos KP3 Pelabuhan ASDP Ketapang, Sabtu (11/10).

RADARBANYUWANGI.ID - Berkat respons cepat Polresta Banyuwangi, potensi konflik di Pelabuhan Ketapang berhasil diredam dan terselesaikan.

Konflik tersebut adanya terkait penjemputan wisatawan asing antara pengemudi taksi daring dan sopir angkutan umum terjadi pada Sabtu (11/10) lalu.

Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono bersama Kasat Reskrim Kompol Komang Yogi Arya Wiguna didampingi Plt Kapolsek KP3 Banyuwangi AKP Edi Wahono turun langsung ke lokasi. Mereka memediasi kedua belah pihak yang berselisih soal penumpang.

Proses mediasi yang dilakukan di Pos KP3 Pelabuhan ASDP Ketapang dengan dihadiri Imam selaku perwakilan driver online serta Selamet dari perwakilan sopir angkutan umum. Mediasi  berlangsung lancar dan damai.

Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono menegaskan, pentingnya menjaga kondusivitas wilayah. Terutama di kawasan pelabuhan yang menjadi gerbang utama wisatawan menuju Banyuwangi.

"Mari kita selesaikan dengan kepala dingin, tanpa ada keributan. Ke depan, jika ada hal-hal yang perlu dibahas lebih lanjut, bisa dilakukan melalui forum resmi seperti hearing di DPRD. Banyuwangi adalah rumah kita bersama, dan kita ingin semua yang datang merasa aman dan nyaman," katanya.

Setelah proses mediasi berakhir, lanjut Teguh, kedua belah pihak secara resmi menyepakati perdamaian.

Kesepakatan ini didokumentasikan dalam bentuk rekaman video, yang menjadi simbol komitmen bersama mereka untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan vital Pelabuhan Ketapang.

"Akhirnya mereka berdamai, meski meminta hearing," sebutnya.

Langkah responsif dan tegas yang diambil oleh Polresta Banyuwangi sebagai  bentuk komitmen dalam menjaga kondusivitas. Makanya dilakukan pendekatan humanis yang diutamakan.

"Dengan pendekatan humanis menjadi teladan nyata bagaimana komunikasi yang baik dan empati mampu mencegah potensi konflik di tengah-tengah masyarakat," ungkapnya.

Menyusul tuntasnya insiden tersebut, Teguh menegaskan, seluruh aktivitas di Pelabuhan Ketapang kembali berjalan lancar tanpa hambatan.

Suasana telah pulih dan kembali kondusif, sekali lagi membuktikan bahwa semangat untuk menjadikan Banyuwangi aman, nyaman, dan bersahabat.

"Komitmen ini bukan hanya sekadar semboyan, melainkan komitmen yang harus diwujudkan oleh semua elemen," tegasnya. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#angkot #Driver Online #pelabuhan ketapang #polresta banyuwangi #Bersitegang