Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Warga Tampo Banyuwangi Geruduk Kantor Desa! Tuntut Kepala Desa Buka Laporan Keuangan!

Ali Sodiqin • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 17:54 WIB
Audiensi warga Tampo di balai desa setempat.
Audiensi warga Tampo di balai desa setempat.

RADARBANYUWANGI.ID - Puluhan Warga Geruduk Kantor Desa, Desak Kades Buka-Bukaan Soal Dana APBDes 2025!

Suasana di Desa Tampo, Kecamatan Cluring, mendadak panas pada Kamis siang (9/10).


Puluhan warga berbondong-bondong “menggeruduk” kantor desa, menuntut kejelasan soal pengelolaan APBDes 2025 yang mereka nilai tidak transparan dan kurang terbuka terhadap publik.

Baca Juga: Motor Beat Hilang di Kosan, Ditemukan Polisi Muncar Parkir Sehari Semalam di Warung!

Kedatangan warga ini bukan sekadar unjuk rasa emosional — melainkan bentuk protes damai dan penuh simbol perlawanan.

Mereka datang dengan sepeda motor, jalan kaki, hingga mobil pikap bersound system besar, memutar lagu-lagu Iwan Fals yang menggema sepanjang jalan menuju balai desa.

“Kami tidak datang untuk ribut. Kami hanya ingin kejelasan dan keterbukaan soal dana desa,” tegas Agus, juru bicara warga, di hadapan perangkat desa.

Baca Juga: Liverpool Siap Curi Bintang Premier League dari Manchester United & Tottenham! Antoine Semenyo Jadi Target Panas Bursa Transfer!

Warga Pertanyakan Proyek Desa, BumDes, hingga Lelang Tanah Kas

Dalam audiensi terbuka yang berlangsung lesehan di pendopo kantor desa, warga mempertanyakan banyak hal yang dianggap “abu-abu” dalam laporan keuangan desa.
Beberapa sorotan utama antara lain:

“Kami ingin tahu uang desa ini larinya ke mana. Jangan sampai masyarakat cuma jadi penonton,” ujar Supriyadi (48), salah satu warga yang hadir dalam aksi tersebut.

Baca Juga: Ultimatum Kluivert Indonesia vs Irak: Neraka di Jeddah, Kami Harus Main Seperti Singa!

Kepala Desa Tampo Buka Suara: Siap Benahi dan Lebih Transparan

Menanggapi gelombang protes itu, Kepala Desa Tampo, Hasyim Ashari, langsung memberikan klarifikasi.
Ia menjelaskan bahwa proyek irigasi yang dipermasalahkan ditangani oleh Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA), sementara lelang Tanah Kas Desa (TKD) masih belum ada pemenangnya hingga akhir 2024.

“Belum ada pemenang lelang. Semua proses masih berjalan sesuai aturan,” ujar Hasyim menjelaskan di hadapan warga.

Baca Juga: Harga Emas di Pegadaian Kompak Anjlok! Antam, UBS, dan Galeri24 Runtuh Bareng — Ada Apa Nih?

Terkait protes soal panitia Tampo Fair, Hasyim juga mengaku siap melakukan pembenahan besar-besaran.

“Kalau masyarakat ingin lebih dilibatkan, panitia akan kami bentuk ulang agar lebih terbuka dan partisipatif,” tegasnya.

Audiensi Berjalan Damai, Warga Minta Bukti Nyata dari Pemerintah Desa

Pertemuan yang dijaga ketat oleh anggota Polsek dan Koramil Cluring itu berlangsung kondusif hingga akhir.
Warga berharap langkah protes ini tidak berujung sia-sia dan pemerintah desa benar-benar membuka diri terkait pengelolaan dana publik.

“Kami tidak mau janji manis. Yang kami butuh itu bukti transparansi,” ujar salah satu warga dengan lantang.

Kini, bola panas transparansi APBDes 2025 berada di tangan pemerintah Desa Tampo.
Masyarakat menunggu — apakah janji keterbukaan itu hanya sekadar kata-kata, atau benar-benar diwujudkan lewat laporan keuangan yang bisa diakses publik.

Baca Juga: Warga Sukamade Bangun Lagi Jembatan Rakit, Harus Gotong Royong Lawan Derasnya Sungai!

Fakta Menarik Aksi Warga Tampo:

Editor : Ali Sodiqin
#buka laporan keuangan #Transparansi Keuangan #protes dana desa #Hasyim Ashari #tuntut kepala desa #desa tampo #APBDes 2025 #Geruduk kantor desa #banyuwangi