Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Buntut Truk Fuso Terperosok, Jalur Gumitir Akan Dipasang Pembatas Jalan Baru

Salis Ali Muhyidin • Jumat, 10 Oktober 2025 | 19:48 WIB
Pekerja menurunkan material di jalur Gumitir.
Pekerja menurunkan material di jalur Gumitir.

RADARBANYUWANGI.ID - Pasca kecelakaan truk fuso bermuatan tisu yang terperosok ke jurang sedalam 10 meter di Jalur Gumitir pada Sabtu (27/9) lalu, pemerintah akhirnya bergerak cepat.

Jalan utama penghubung Banyuwangi–Jember itu akan segera dipasangi pembatas jalan baru untuk meningkatkan keselamatan pengendara.

Kemarin (9/10), material untuk pembangunan pembatas tersebut mulai berdatangan di lokasi proyek.

Menurut pelaksana proyek Preservasi Jalur Gumitir, Andre Pandora, pekerjaan ini masih memanfaatkan anggaran dari proyek besar sebelumnya, yaitu preservasi jalan dan perkuatan lereng dengan sistem bore pile.

“Masih pakai anggaran yang sama, karena kontrak kami berjalan sampai Desember nanti,” jelas Andre kepada Jawa Pos Radar Genteng.

Andre menambahkan, material seperti batu dan pasir sudah dikirim ke lokasi, sementara petugas telah melakukan pengukuran area pekerjaan.

“Besok pagi mulai dikerjakan sampai sore. Kalau belum selesai, dilanjutkan keesokan harinya,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan pembatas jalan ini dilakukan setelah banyak keluhan dari para sopir truk dan pengendara logistik yang sering melintas di kawasan rawan itu.

“Banyak yang minta agar segera dipasang pembatas karena lokasi tersebut sering terjadi kecelakaan. Beberapa kali sudah memakan korban sejak jalur ini dibuka kembali setelah penutupan total untuk perbaikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Relawan Gumitir, Wiji Haryanto, mengatakan para relawan akan dikerahkan untuk membantu pengaturan arus lalu lintas (buka-tutup) selama pekerjaan berlangsung.

“Kami akan berjaga di dua titik, di barat dan timur lokasi proyek, karena jalan di sana cukup sempit,” jelasnya.

Beruntung, proyek lain yang sebelumnya juga mengganggu arus lalu lintas, yakni pemasangan U-ditch sepanjang 80 meter di kilometer 229, kini telah rampung.

“Sekarang tinggal pembersihan area kerja, arus lalu lintas sudah dibuka normal kembali,” tandas Andre.

Seperti diberitakan sebelumnya, truk fuso bernomor polisi BK 9828 MD yang dikemudikan Ismail (51), warga Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, terperosok ke jurang di tikungan letter S kilometer 233 Jalur Gumitir.

Truk bermuatan tisu itu baru berhasil dievakuasi menggunakan crane karena medan yang curam.

Di lokasi kejadian tidak terdapat pembatas jalan yang memadai, sehingga banyak sopir merasa waswas setiap kali melintas di jalur tersebut yang dikenal ekstrem dan rawan kecelakaan.

 

Editor : Agung Sedana
#gumitir #banyuwangi #jember