Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ketar-Ketir Lewati Jalur Gumitir, Sopir Keluhkan Minimnya Fasilitas Keamanan

Salis Ali Muhyidin • Kamis, 2 Oktober 2025 | 12:30 WIB
Salah satu tikungan tajam dengan pembatas jalan sudah rusak di Jalan Nasional III kilometer 233 tepatnya di letter S sebelah timur watu gudang.
Salah satu tikungan tajam dengan pembatas jalan sudah rusak di Jalan Nasional III kilometer 233 tepatnya di letter S sebelah timur watu gudang.

RADARBANYUWANGI.ID - Jalan utama yang menghubungkan Banyuwangi–Jember melalui Jalur Gumitir kembali menjadi sorotan. Jalur rawan kecelakaan ini sudah beberapa kali memakan korban pasca dibuka kembali setelah sempat ditutup total untuk perbaikan.

Kasus terbaru terjadi pada Sabtu (27/9), ketika sebuah truk fuso bermuatan tisu dengan nomor polisi BK 9828 MD terperosok ke jurang sedalam 10 meter.

Truk yang dikemudikan Ismail (51), warga Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, harus dievakuasi dengan crane karena lokasi kejadian yang curam.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Genteng, kecelakaan terjadi di Jalan Nasional III kilometer 233, tepatnya di tikungan letter S sebelah timur Watu Gudang. Ironisnya, di lokasi tersebut tidak terdapat pembatas jalan yang memadai.

Kondisi ini membuat banyak sopir merasa was-was setiap kali melintas. Pasalnya, jalur tersebut berada di ujung turunan jika dilalui dari arah barat.

“Kalau dari barat harus ekstra hati-hati, mau lewat wajib cek kondisi kendaraan, apalagi kalau bawa muatan berat,” kata Mulyono (45), sopir truk asal Kabupaten Jember.

Menurutnya, kecelakaan yang dialami Ismail sebenarnya bisa dihindari jika di titik rawan itu dilengkapi guardrail atau pagar pembatas jalan.

“Meski truknya bermasalah, kalau ada pembatas jalan, mungkin tidak sampai terjun ke jurang,” ucapnya.

Koordinator Relawan Gumitir, Wiji Haryanto, menambahkan keluhan serupa sudah lama disuarakan para pengguna jalan.

“Selama ini ya kami hanya bisa berharap segera ada pembatas jalan di lokasi itu,” ungkapnya.

Kanit Lantas Polsek Kalibaru, Aipda Aries Prasetyanto, mengingatkan para pengendara, khususnya kendaraan logistik besar, agar selalu memastikan kondisi kendaraannya prima sebelum melintas.

“Yang utama, sopir wajib cek kondisi truknya, terutama jika melewati jalur curam dan berliku seperti Gumitir,” imbaunya.

Editor : Agung Sedana
#macet #kecelakaan #gumitir