RADARBANYUWANGI.ID - Jalan utama yang menghubungkan Banyuwangi-Jember macet selama setengah jam, Selasa (30/9).
Jalan yang melewati Jalur Gunung Gumitir itu, ditutup karena ada evakuasi truk fuso bermuatan tisu dengan nomor polisi (nopol) BK 9828 MD yang terperosok ke jurang sedalam 10 meter pada Sabtu (27/9) lalu.
Truk yang saat kecelakaan disopiri Ismail, 51, warga Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, itu dievakuasi menggunakan crane. Penutupan jalan karena evakuasi dimulai sekitar pukul 11.00.
“Lokasi truk yang terperosok ke jurang masuk wilayah Jember, tepatnya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo,” kata Kanit Lantas Polsek Sempol, Aipda Dwi Cahyo Utomo.
Menurut Kanit Lantas, evakuasi truk itu rencananya dimulai pukul 08.00, dan diperkirakan membutuhkan waktu satu jam.
Tapi karena sempat terjadi kendala pada bagian seling crane, proses evakuasi molor cukup lama dari waktu yang telah ditentukan. “Bangkai kendaraan baru bisa dievakuasi pukul 11.40,” terangnya.
Selama evakuasi itu berlangsung, jelas dia, Jalur Gumitir untuk sementara ditutup. Dan ini membuat kendaraan dari dua arah sempat menumpuk hingga menimbulkan kemacetan.
Beruntung, mulai proses persiapan hingga truk berwarna oranye itu berhasil diangkat, arus lalin masih bisa diberlakukan buka tutup.
“Untuk kendaraan roda dua masih bisa lewat, untuk roda empat saat truk naik baru dilakukan penutupan total,” cetusnya.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Genteng, antrean kendaraan roda empat akibat evakuasi truk ini mengular hingga sejauh lebih dari dua kilometer. Ekor kemacetan dari arah Banyuwangi sampai di tikungan Mbah Singo.
“Kendaraan roda dua memenuhi jalur dari kedua arah dekat penutupan,” ucap Dwi Cahyo jaga di jalur tersebut.
Sosialisasi penutupan jalan di Jalur Gumitir karena evakuasi truk ini, terang dia, sebenarnya sudah gencar dilakukan sejak sehari sebelumnya.
Informasi agar truk besar menunggu di lokasi lain sebelum melintas, dirasa ampuh mengurangi kemacetan.
“Banyak yang harus berangkat ke Jember seperti sopir logistik, jadi kita minta untuk tunggu sampai proses evakuasi selesai,” tandasnya.
Kanit Lantas Polsek Kalibaru, Aipda Aries Prasetyanto mengaku turut membantu mengantisipasi tumpukan kendaraan semakin meluas.
Ia meminta kepada pengendara memanfaatkan rest area yang tersedia di sepanjang Jalur Gumitir.
“Kita minta pengendara untuk menepikan kendaraan ke rest area yang tersedia, ini untuk meminimalisasi tumpukan kendaraan dari arah Banyuwangi,” tambahnya.
Jalur sepenuhnya bisa dilalui sekitar pukul 12.00. Untuk mengurai kemacetan, petugas mengatur dengan sistem buka tutup. “Kita buka-tutup dulu, penumpukan roda dua terjadi di dua sisi,” katanya. (sas/abi)
Editor : Ali Sodiqin