RADARBANYUWANGI.ID - Kebakaran hebat melanda rumah milik Sumeh Hadi, 53, warga Dusun Pekeringan, Desa Sumbersari, Kecamatan Srono, pada Minggu (28/9) malam.
Api meludeskan bagian dapur, ruang tengah, hingga toko yang menyatu dengan bangunan rumah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 500 juta.
“Tidak ada korban jiwa, kerugian material ditaksir mencapai Rp 500 juta, yang rusak parah di bangunan bagian belakang, sedangkan barang-barang berharga berhasil diselamatkan,” ungkap Kepala Damkarmat Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan.
Menurut Yoppy, api pertama kali muncul dari tungku dapur yang belum sepenuhnya padam usai digunakan memasak.
Bara api kemudian merembet ke tumpukan kayu hingga menjalar ke bagian dapur, rumah, dan toko melalui atap. “Sumber api dari dapur, lalu merembet ke rumah dan ruko,” jelasnya.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.00. Pemilik rumah yang hendak menutup toko mendapati api sudah membesar di dapur.
Panik, ia segera meminta bantuan warga sekitar. Warga pun berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil melaporkan kejadian tersebut ke Damkarmat.
Sekitar pukul 21.00, tim pemadam dari sektor Srono dan Genteng tiba di lokasi dengan tiga unit mobil pemadam.
Setelah berjibaku hampir dua jam, api berhasil dipadamkan total sekitar pukul 23.00. “Operasi pemadaman dinyatakan selesai pukul 23.00,” kata Yoppy.
Insiden kebakaran ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu memastikan api tungku benar-benar padam sebelum ditinggalkan, demi menghindari musibah serupa.
Editor : Agung Sedana