Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Harga Daging Ayam di Pasar Srono Banyuwangi Naik Jadi Rp36 Ribu, Telur Justru Turun

Zamrozi Wahyu • Jumat, 19 September 2025 | 14:43 WIB
Pedagang daging ayam di Pasar Srono sedang menunggu pembeli.
Pedagang daging ayam di Pasar Srono sedang menunggu pembeli.

RADARBANYUWANGI.ID - Harga daging ayam di Pasar Srono, Desa Kebaman, Kecamatan Srono, yang biasanya lebih murah dibandingkan pasar lain, kini melonjak hingga Rp36 ribu per kilogram.

Kenaikan harga ini dipicu oleh banyaknya masyarakat yang menggelar hajatan. Pada pekan lalu, harga daging ayam masih sekitar Rp32 ribu per kilogram.

“Saat ini (kemarin) harganya naik menjadi Rp36 ribu per kilogram,” ujar Aminah (45), pedagang daging ayam di Pasar Srono.

Menurut Aminah, harga daging ayam mulai merangkak naik sejak memasuki bulan Maulid Nabi Muhammad atau Rabiul Awal.

Pada bulan ini, banyak masyarakat Banyuwangi yang merayakan kelahiran Nabi Muhammad.

“Mulai awal bulan Maulid, harga daging ayam terus naik. Awalnya Rp30 ribu per kilogram, lalu naik terus hingga Rp36 ribu,” jelas pedagang asal Dusun Srono, Desa Kebaman, Kecamatan Srono itu.

Ia menambahkan, fenomena kenaikan harga daging ayam menjelang perayaan Maulid Nabi sudah menjadi hal rutin tiap tahun.

“Setiap tahun seperti ini, harga daging naik saat perayaan Mauludan,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Genteng.

Sementara itu, pedagang lainnya, Muslikah (56), menyebut harga telur ayam justru turun pada masa perayaan Maulid Nabi Muhammad. “Harga telur malah turun,” ujarnya.

Saat ini harga telur ayam berada di kisaran Rp28 ribu per kilogram, turun dari sebelumnya Rp30 ribu per kilogram.

“Padahal ini bulan perayaan kembang telur, tapi harganya tidak naik,” bebernya.

Editor : Agung Sedana
#harga ayam #banyuwangi