RADARBANYUWANGI.ID - Nasib apes menimpa wisatawan asal Pematangsiantar, Provinsi Sumatera Utara, Lolita Purba (30), bersama temannya.
Saat hendak pulang usai berwisata di Air Terjun Telunjuk Raung, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, mobil yang mereka tumpangi nyasar ke tengah kebun tebu hingga terperosok.
Mobil Toyota Avanza putih dengan nomor polisi DK 1193 ADK itu terjebak di lumpur selama berjam-jam.
Sejak berangkat dari lokasi wisata pada Rabu (17/9) sore, kendaraan baru bisa dievakuasi ke jalur utama pada Kamis (19/9) pagi.
“Kami mendapat laporan sejak Kamis sekitar pukul 01.20. Karena cuaca tidak memungkinkan, kami baru bisa datang pukul 04.00,” kata petugas Damkarmat Genteng yang membantu evakuasi, Sutikno.
Menurut Sutikno, mobil sewaan dari Bali itu nyasar jauh dari jalan utama setelah mengikuti jalur melalui aplikasi peta online Google Maps.
Saat berangkat, wisatawan sempat melewati jalur asli. Namun, ketika pulang jalur utama tergenang air akibat hujan, sehingga mereka memilih jalan alternatif.
“Niatnya cari jalan lain karena jalur biasanya becek akibat hujan. Saat lihat Google Maps diarahkan ke jalan tersebut,” jelasnya.
Semakin jauh melaju, jalan yang sebenarnya akses truk pengangkut tebu itu makin sulit dilewati.
Akhirnya, Lolita dan temannya mencoba putar balik. Namun apes, mobil justru terperosok saat manuver tersebut.
“Sudah coba berbagai cara, mereka bertahan di situ hingga malam, lalu meminta bantuan kami. Paginya kami datang untuk bantu evakuasi,” terang Sutikno.
Ia datang ke lokasi membawa satu unit mobil damkarmat lengkap dengan tali-temali.
Namun setelah melihat kondisi kendaraan, Sutikno urung menarik mobil itu dengan alat berat.
“Takutnya malah rusak kalau ditarik. Jadi kami putuskan evakuasi dengan menempatkan batu-batu di jalur berlumpur sebagai alas agar mobil bisa akselerasi,” katanya. Proses evakuasi, lanjutnya, selesai kurang dari satu jam.
Editor : Agung Sedana