RADARBANYUWANGI.ID - SMP Muhammadiyah 4 Purwoharjo di Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo, dibobol maling pada Senin (15/9) malam sekitar pukul 23.00.
Aksi pencurian itu terjadi bersamaan dengan karnaval sound horeg yang digelar di desa tersebut.
Pelaku masuk ke ruang guru dengan cara merusak genting dan menjebol plafon. Dari dalam ruangan, pencuri mengambil uang yang tersimpan di kotak amal.
“Semua uang yang ada di kotak amal hilang, belum diketahui berapa jumlahnya,” ungkap guru SMP Muhammadiyah 4 Purwoharjo, Muhamad Solihin.
Solihin mengatakan, aksi ini pertama kali diketahui saat dirinya pulang dari melihat karnaval yang kebetulan berakhir di dekat sekolah.
Ketika memasuki halaman sekolah, ia melihat samar-samar bayangan seseorang merangkak di atap gedung. Namun, setelah didekati, sosok tersebut menghilang.
Saat diperiksa, kondisi ruang guru sudah berantakan. Plafon rusak, lampu yang tadinya mati menyala, buku-buku di meja diacak-acak, serta beberapa kursi ditumpuk tepat di bawah plafon yang bolong.
Diduga, maling masuk melalui atap lalu menjebol plafon sebelum mengambil uang kotak amal.
“Yang hilang hanya uang di dalam kotak amal. Nominalnya belum tahu karena kotak itu belum pernah dibuka selama dua tahun. Biasanya diisi para guru. Saat kejadian CCTV sedang mati, dan kasus ini juga belum dilaporkan ke Polsek Purwoharjo,” jelas Solihin.
Kepala Desa Sumberasri, Muhamad Yasin, membenarkan adanya pencurian tersebut. Ia menuturkan, lokasi sekolah yang berada di dekat garis finis karnaval membuat area sekitar ramai dipenuhi orang.
“Kejadiannya malam hari, pencuri mengambil kotak amal. Mungkin kondisi ramai itu dimanfaatkan pelaku,” ujarnya.
Editor : Agung Sedana