RADARBANYUWANGI.ID - Pemandangan tak biasa terlihat di ruang pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Mapolsek Genteng.
Sejak Minggu (14/9), puluhan warga yang diterima sebagai pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu berdatangan untuk melengkapi persyaratan pemberkasan.
Petugas pengurusan SKCK Polsek Genteng, Eko Widodo, mengatakan lonjakan pemohon sebenarnya sudah terjadi sejak beberapa hari sebelumnya.
Jika biasanya hanya satu atau dua orang per hari, kini rata-rata mencapai 30 hingga 40 orang.
“Kemarin banyak yang untuk pendaftaran MBG (Makan Bergizi Gratis), sekarang giliran untuk PPPK,” ujarnya.
Eko mengaku sempat heran dengan jumlah pemohon yang datang.
“Awalnya saya kira untuk melamar kerja di dapur umum MBG, tapi ternyata mayoritas profesinya sudah guru,” terangnya.
Meski begitu, banyak pemohon yang masih belum melengkapi syarat administrasi. Padahal, kata Eko, sosialisasi sudah sering dilakukan ke pemerintah desa (Pemdes) di Kecamatan Genteng.
“Karena kurang lengkap, terpaksa balik dulu melengkapi, lalu datang lagi ke sini,” jelasnya.
Tingginya kebutuhan SKCK membuat Polresta Banyuwangi menginstruksikan polsek jajaran tetap membuka layanan di hari libur.
“Minggu kemarin kami buka, di Polresta juga buka, karena ini dibutuhkan masyarakat,” kata Eko.
Bahkan, Kapolsek Genteng Kompol Edy Priswanto turun langsung membantu proses pelayanan dengan ikut memanggil dan memeriksa berkas milik warga.
“Ini bentuk pelayanan karena masyarakat sangat membutuhkan. Kalau menumpuk, kami bantu agar cepat selesai,” tandasnya.
Salah satu peserta PPPK Paruh Waktu, Widianto (43), mengaku datang sejak pagi bersama teman-temannya. Mereka melengkapi salah satu persyaratan pemberkasan.
“Semula informasinya pemberkasan terakhir hari ini (kemarin), tapi ternyata diperpanjang sampai Senin depan (22/9),” ujarnya.
Editor : Agung Sedana