Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tragis! Pesan Terakhir ASN DPRD Makassar Sebelum Tewas Terjebak Api Bikin Haru Netizen

Ali Sodiqin • Minggu, 31 Agustus 2025 | 19:52 WIB

Tangkapan layar video yang beredar di media sosial pembakaran gedung DPRD Sulsel.
Tangkapan layar video yang beredar di media sosial pembakaran gedung DPRD Sulsel.

RADARBANYUWANGI.ID - Suasana duka menyelimuti DPRD Kota Makassar usai tragedi kebakaran gedung akibat aksi demonstrasi, Jumat malam (29/8).

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), Muhammad Akbar Basri atau Abay, menjadi salah satu korban jiwa dalam insiden itu.

Detik-detik terakhir Abay viral di media sosial. Dalam sebuah tangkapan layar percakapan WhatsApp, Abay sempat mengirimkan pesan perpisahan yang memilukan.

“Bismillah. Mohon maaf kalau ada salahku semua. Sehat sehatki nah. Dikepung. Nd bsa apa2. Nd bsaaaaaa. Mohon doataa. Ksihan,” tulis Abay pada pukul 21.31 WITA.

Pesan itu dikirimkan saat Abay sudah tak bisa menyelamatkan diri, terkepung api yang dengan cepat membakar gedung DPRD.

Setelah massa berhasil dipukul mundur dan tim penyelamat masuk ke lokasi, Abay ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Pihak rumah sakit memastikan ia meninggal karena terlalu banyak menghirup asap.

Tak hanya Abay, korban jiwa lainnya adalah Syahrina Wati, staf DPRD Kota Makassar, serta Syaiful Akbar, Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Tanah Ujung.

Syaiful sempat berusaha menyelamatkan diri dengan melompat dari lantai atas gedung, namun nyawanya tak tertolong.

“Atas nama pemerintah, saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. ASN yang gugur telah memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Menteri PANRB Rini Widyantini, Sabtu (30/8).

Rini juga menegaskan bahwa seluruh hak ASN korban tragedi tersebut akan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia berharap, tidak ada lagi korban dalam gelombang demonstrasi yang meluas ke berbagai daerah di Indonesia.

“Saya berharap agar situasi segera kondusif. Tidak ada lagi korban, baik dari ASN, aparat, maupun masyarakat,” tegasnya.

Tragedi Makassar ini menambah daftar korban jiwa dalam gelombang aksi nasional pasca tewasnya driver ojek online Affan Kurniawan di Jakarta. Situasi di sejumlah daerah masih mencekam. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#pesan terakhir #demo anarkistis #asn tewas #dprd makassar #gedung DPRD dibakar