RADARBANYUWANGI.ID - Nelayan asal Bulusan, Kalipuro, Banyuwangi, menemukan sesosok mayat pria tanpa identitas, Selasa (19/8).
Kali pertama ditemukan, mayat tersebut mengapung di perairan sebelah timur Dermaga Elpiji Bulusan.
Mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 12.15 WIB. Korban ditemukan terapung tidak jauh dari area pabrik Bosowa.
Mendapat laporan tersebut, petugas Gakkum bersama Satpolairud Polresta Banyuwangi segera menuju lokasi.
Proses evakuasi dilakukan menggunakan speed boat Satpolairud dengan dibantu nelayan setempat.
Sekitar pukul 13.00 WIB, jenazah berhasil dievakuasi dan dibawa ke Pantai Banyuwangi Beach.
Selanjutnya, jenazah dipindahkan ke RSUD Blambangan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hingga tadi malam, identitas korban masih belum diketahui.
Namun, berdasarkan keterangan kepolisian, jenazah memiliki ciri-ciri mengenakan kaus hitam dengan tulisan “Caleg DPD RI” bergambar Agung Bagus Arsdhana Linggih.
Ciri lainnya, korban mengenakan celana training warna hitam bermotif garis putih. Selain itu, terdapat luka di ujung kaki kanan korban.
Kasat Polairud Polresta Banyuwangi Kompol Muchamad Wahyudi membenarkan penemuan mayat tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas korban.
“Jenazah sudah kami evakuasi dan dibawa ke RSUD Blambangan. Saat ini masih dalam proses identifikasi, termasuk pencocokan dengan laporan orang hilang yang sebelumnya masuk ke KP3,” kata Wahyudi
Dia menduga jenazah yang ditemukan di perairan Selat Bali tersebut adalah penumpang KMP Edha.
Sebab, pada Minggu (17/8), pihak kepolisian dari Polsek KP3 Tanjung Wangi menerima laporan adanya satu penumpang travel yang hilang di atas kapal penyeberangan KMP Edha.
Polisi menduga temuan mayat tersebut berkaitan dengan laporan tersebut.
“Masih perlu dicocokkan melalui pemeriksaan lebih lanjut. Kami imbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar segera melapor atau mendatangi RSUD Blambangan,” imbaunya. (fre/aif)
Editor : Ali Sodiqin