Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

KMP Nusa Dua Dihantam Ombak Selat Bali, Truk Hampir Terguling saat Penyeberangan

Niklaas Andries • Kamis, 14 Agustus 2025 | 13:50 WIB

OMBAK BESAR: Muatan KMP Nusa Dua miring dan nyaris terguling
OMBAK BESAR: Muatan KMP Nusa Dua miring dan nyaris terguling
RADARBANYUWANGI.ID – Cuaca buruk seolah masih menjadi momok bagi pengguna dan operator kapal ferry dijalur penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Hal ini setidaknya diperlihatkan dengan insiden oleng dan nyaris tergulingnya muatan kapal ferry pada Selasa (12/8) malam lalu.

Gelombang tinggi menyebabkan  membuat sebuah truk bermuatan air mineral di dalam KMP Nusa Dua miring dan oleng. Beruntungt truk tidak sampai terguling. Insiden tersebut ini terjadi saat kapal berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk.

Informasi yang diperoleh menyebutkan saat itu KMP Nusa Dua yang dinakhodai oleh Okta S berlayar dari Pelabuhan Ketapang sekitar pukul 21.00 WIB. Di tengah perairan Selat Bali kapal dihantam ombak besar yang menyebabkan kapal oleng.

​Akibat guncangan tersebut, sebuah truk sedang bernomor polisi P 9688 UV yang mengangkut air mineral miring. Posisi truk nyaring terguling. Beruntung truk berhasil ditahan oleh bodi kapal. Di bagian buritan.

​Kapal akhirnya bisa menyelesaikan pelayaran dan tiba di Dermaga MB III Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 23.40 WITA. Awak kapal kemudian berusaha melakukan evakuasi truk yang dikemudikan oleh Selamet Hariyono wargal Banyuwangi tersebut.

Petugas pelabuhan dibantu kru kapal menggunakan katrol manual dan mesin pemutar tali tambat untuk mengevakuasi truk agar kembali pada posisi normal. Tidak aka korban jiwa dalam kejadian itu.

Hal ini mengingatkan untuk bagi para nakhoda dan pengguna jasa penyeberangan untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem di Selat Bali. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#ombak besar #KMP Nusa Dua #cuaca buruk #air mineral #selat bali