Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pantai Selatan Ngamuk, Nelayan di Banyuwangi Pilih Libur Melaut

Zamrozi Wahyu • Kamis, 31 Juli 2025 | 14:43 WIB
Perahu dan kapal nelayan bersandar di Pelabuhan Grajagan.
Perahu dan kapal nelayan bersandar di Pelabuhan Grajagan.

RADARBANYUWANGI.ID - Ombak besar dan angin kencang yang melanda Laut Selatan sejak Selasa (29/7) diperkirakan berlangsung selama empat hari ke depan.

Kondisi ini membuat para nelayan di sepanjang Pantai Grajagan, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, memilih tidak melaut dan mengistirahatkan perahu mereka.

Salah satu nelayan setempat, Solikin (50), asal Dusun Kampung Baru, mengatakan sebagian besar nelayan di Grajagan memilih libur karena cuaca ekstrem yang tidak bersahabat.

“Sudah tidak ada yang berani melaut kalau ombak dan angin sebesar ini,” ujarnya.

Padahal, lanjut Solikin, saat ini sebenarnya sedang musim ikan. Jika nekat melaut, potensi tangkapan cukup besar dibanding bulan sebelumnya.

“Sekarang banyak ikan. Tidak seperti Juni lalu yang sepi. Tapi lebih baik jaga keselamatan,” terangnya.

Ia juga menyebut, pada Selasa pagi (29/7), ada perahu nelayan yang terbalik akibat dihantam ombak besar.

Nelayan lainnya, Mualif (56), menambahkan bahwa cuaca buruk diprediksi masih berlangsung selama tiga hingga empat hari ke depan.

Selama periode itu, para nelayan memilih berhenti sementara dari aktivitas di laut.

“Ombaknya sangat besar, terutama di sekitar Plawangan. Kalau tetap memaksa melaut, risikonya besar,” ungkapnya.

Komandan Pos TNI AL Grajagan, Letda Budi Mulyadi, mengimbau agar seluruh nelayan menunda aktivitas melaut setidaknya hingga Kamis (31/7).

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan BMKG Banyuwangi untuk memantau perkembangan cuaca.

“Jika cuaca masih ekstrem, kami akan terus lakukan sosialisasi kepada para nelayan,” katanya.

Letda Budi juga mengingatkan agar nelayan yang terpaksa beraktivitas di laut tetap memperhatikan keselamatan, seperti memakai pelampung dan alat keselamatan lainnya.

“Kalau terjadi insiden di laut, segera lapor ke petugas agar bisa segera ditindaklanjuti,” tandasnya.

Editor : Agung Sedana
#nelayan #banyuwangi