Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tinggal Klik! Ini Google Maps Jalur Alternatif Gumitir Saat Ditutup Total, Pemotor Langsung Trabas

Agung Sedana • Minggu, 20 Juli 2025 | 16:42 WIB

 

Google Maps jalur alternatif Banyuwangi-Jember saat Gumitir ditutup total. Khusus roda dua!
Google Maps jalur alternatif Banyuwangi-Jember saat Gumitir ditutup total. Khusus roda dua!

RADARBANYUWANGI.ID - Penutupan total Jalur Gumitir mulai 24 Juli hingga 24 September 2025 memang menjadi momok bagi para pengendara yang biasa melintas dari Jember menuju Banyuwangi atau sebaliknya.

Tapi tenang, tak semua harus memutar jauh lewat Bondowoso atau Situbondo. Ada satu jalur alternatif khusus sepeda motor yang bisa jadi penyelamat, meski dengan catatan penting.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim–Bali bersama tim Relawan Gumitir telah mengidentifikasi sebuah jalur trabasan yang tembus ke Banyuwangi tanpa harus berputar ratusan kilometer.

Jalur ini melintas di kawasan perbukitan dan kebun kopi, namun cukup layak dilewati pengendara roda dua saat darurat.

“Jalur alternatif ini berada di sekitar simpang tiga Mrawan, perbatasan Kalibaru dan Silo, Jember. Tembusnya nanti di daerah dekat Makam Habib Ali, Kalibaru Wetan,” jelas Wiji Hariyanto, Koordinator Relawan Gumitir.

Berdasarkan penelusuran Radar Banyuwangi dan pengukuran jarak via Maps Google, jarak trabasan ini sekitar 8,5 kilometer dengan kondisi jalan bervariasi. Estimasi ditempuh kurang lebih 25 menit.

Melewati area pemukiman dan perkebunan. Nantinya pengendara akan disuguhi jalur menanjak, turunan curam, dan beberapa titik licin saat hujan.

Meski tidak diaspal, jalur ini telah dipetakan dan bisa menjadi opsi tercepat untuk menghindari putar balik melewati Pantura.

Namun ada syarat penting. Jalur ini hanya bisa dilalui motor, tidak direkomendasikan untuk kendaraan roda empat apalagi truk.

Waktu tempuh relatif singkat, namun hanya disarankan digunakan pagi hingga siang hari. Setelah pukul 16.00 WIB, jalanan akan gelap total karena tidak ada penerangan sama sekali.

“Kalau sudah sore atau malam, sebaiknya jangan lewat. Rawan tergelincir atau tersesat, karena minim tanda jalan dan tidak ada lampu,” tegas Wiji.

Selain faktor medan, jalur ini juga tidak cocok untuk ibu hamil, lansia, atau pengendara yang tidak terbiasa dengan medan ekstrem.

Rute ini ibarat jalur darurat yang harus dipertimbangkan secara matang, terutama jika membawa muatan berat.

Meski begitu, informasi tentang jalur ini menjadi angin segar bagi para pengendara motor yang sempat panik karena harus memutar jauh.

Dalam kondisi darurat, trabasan Mrawan ini bisa memangkas waktu tempuh signifikan dibanding harus memutar lewat Situbondo yang bisa memakan waktu hingga 5 jam lebih.

Sementara itu, kendaraan roda empat tetap disarankan melalui rute resmi via Bondowoso atau Situbondo.

BBPJN memastikan tidak akan memberlakukan sistem buka-tutup, karena proyek perbaikan infrastruktur di Jalur Gumitir sangat intensif, melibatkan 55 titik penguatan lereng dan alat berat bore pile machine yang menutup seluruh badan jalan.

Bagi pengendara motor bisa langsung klik tautan ini (Maps Alternatif Roda Dua Gumitir Ditutup) untuk menuju Google Maps. 

Penting dicatat, kunci dari Maps ini agar tidak nyasar adalah di Simpang Pondok. Baik dari Jember atau Banyuwangi, pasti akan bertemu di titik tengah Simpang Pondok.

 

Editor : Agung Sedana
#tutup #gumitir #banyuwangi #jember #maps #jalur alternatif