RADARBANYUWANGI.ID - Dua jenazah tersebut ditemukan nelayan, lalu dievakuasi oleh tim gabungan di perairan Sembulungan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi.
Kedua jenazah dievakuasi di lokasi berbeda. Satu dievakuasi melalui Pelabuhan Muncar dan satunya melalui Pelabuhan Marina Boom.
Kedua jenazah ditemukan dalam keadaan meninggal dan langsung dibawa ke RSUD Blambangan untuk dilakukan identifikasi. "Ada dua korban yang ditemukan, satu ditemukan pada pukul 01.00 dan satu ditemukan pukul 06.40.
Keduanya ditemukan di Perairan Sembulungan, Kecamatan Muncar," ujar Dirpolairud Polda Jatim, Kombespol Arman Asmara Syarifudin.
Arman mengatakan, kedua jenazah diduga korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam pada Kamis (3/7) lalu.
Keduanya langsung dibawa ke Posko DVI RSUD Blambangan untuk diidentifikasi.
"Keduanya ditemukan dalam keadaan meninggal, dengan kondisi tengkurap mengambang di perairan," katanya.
Selain itu, lanjut Arman, kedua korban keadaannya mulai mengalami kerusakan pada kulit dan pembengkakan.
"Untuk jenis kelamin atau identitas korban masih akan dilakukan identifikasi lebih lanjut oleh DVI Polda Jatim," ungkapnya.
Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rama Samtama Putra menegaskan, tim DVI gabungan baik dari Mabes Polri, Polda Jatim, dan RSUD Blambangan masih akan melakukan identifikasi lebih lanjut untuk mengetahui identitas korban.
"Tim sudah bekerja keras tanpa henti melakukan identifikasi saat adanya korban yang ditemukan, yang jelas hasil identifikasi akan disampaikan lebih lanjut," tegasnya.
Rama menambahkan, semua stakeholder yang tergabung dalam SAR KMP Tunu Pratama Jaya berupaya semaksimal mungkin.
Mulai dari pencarian, identifikasi, hingga penyerahan kepada pihak keluarga. (rio/aif)
Editor : Ali Sodiqin