Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

22 Orang Dikabarkan Sudah Ditemukan, 2 Meninggal Dunia? Pencarian Korban KMP Tunu Diperluas

Ali Sodiqin • Kamis, 3 Juli 2025 | 14:34 WIB
Keluarga korban kapal tenggelam terus menunggu di Pelabuhan Ketapang, Kamis pagi (3/7/2025).
Keluarga korban kapal tenggelam terus menunggu di Pelabuhan Ketapang, Kamis pagi (3/7/2025).

RADARBANYUWANGI.ID - Pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di Selat Bali terus membuahkan hasil.

Hingga Kamis pagi (3/7/2025), total 22 orang dikabarkan telah ditemukan. Jumlah itu terdiri dari 20 orang selamat dan 2 orang meninggal dunia.

Namun, informasi tersebut hingga kini masih belum terkonfirmasi dari pihak berwenang. Namun sudah beredar luas di sekitar Pelabuhan Ketapang.

Yang pasti, 8 korban selamat yang ditemukan sebelumnya saat ini berada di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

"Semua korban ditemukan dievakuasi ke Gilimanuk. Tim masih fokus pada penyelamatan jiwa," tegas Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, saat ditemui di posko Pelabuhan Ketapang.

Ditemukan di Pantai Cekik Gilimanuk

Kapolresta mengungkapkan, pada dini hari tadi, tim SAR gabungan berhasil menemukan empat korban, terdiri dari tiga penumpang dan satu kru kapal, di pantai Cekik, Gilimanuk, Bali Barat, Jembrana.

Identitas korban yang ditemukan selamat adalah:

Dari info yang beredar di lapangan, tak berselang lama dari penemuan empat korban tersebut, pada pagi harinya ditemukan lagi 18 orang, yang terdiri dari 16 selamat dan 2 meninggal dunia.

Dengan begitu, total korban yang telah ditemukan mencapai 22 orang, di mana 20 selamat dan 2 meninggal dunia.

“Detail bagaimana perjuangan para korban selamat masih kami dalami. Apakah menggunakan skoci atau berenang, belum bisa dipastikan karena para korban masih dalam penanganan medis,” ujar Kombes Rama.

10 Kapal Dikerahkan di Selat Bali

Untuk memperluas jangkauan pencarian, Kepala Kantor KSOP Kelas III Tanjung Wangi, Capt. Purgana, menyebutkan bahwa satu kapal tambahan telah diterjunkan, sehingga kini total 10 kapal dikerahkan di perairan Selat Bali.

"Penyisiran dilakukan secara menyeluruh dari laut hingga garis pantai. Semua upaya dimaksimalkan," ungkap Purgana.

Tragedi di Tengah Ombak Tinggi

Seperti diketahui, KMP Tunu Pratama Jaya bertolak dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, pada Rabu malam (2/7/2025) pukul 22.56 WIB, membawa 53 penumpang, 12 kru kapal, dan 22 kendaraan.

Namun pada pukul 23.20 WIB, kapal mengalami gangguan mesin. Kru sempat mengirim sinyal darurat melalui radio Channel 17.

Tak lama kemudian, kapal dilaporkan mengalami pemadaman listrik (blackout), miring, lalu tenggelam di tengah laut.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat tinggi gelombang di wilayah Selat Bali saat itu mencapai 2,5 meter.

“Penyebab pastinya masih kami selidiki, namun cuaca ekstrem dan kebocoran mesin sangat mungkin menjadi faktor dominan,” ujar Kasi Keselamatan Berlayar KBPP, Ni Putu Cahyani Negara.

Suasana Pelabuhan Ketapang Masih Mencekam

Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi di Pelabuhan Ketapang menunjukkan suasana masih penuh ketegangan dan kecemasan.

Sejumlah keluarga korban terus berdatangan, berharap mendapat kabar baik dari sanak saudara mereka yang belum ditemukan.

Ambulans, tenaga medis, dan personel SAR disiagakan penuh di lokasi, menanti perkembangan pencarian yang terus berlangsung sepanjang hari ini. (*)


Editor : Ali Sodiqin
#KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam #korban selamat #selat bali #korban ditemukan #kapal tenggelam