Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Mukjizat di Selat Bali: Anak Kades Bangsring Selamat dari KMP Tunu, Keluarga Sujud Syukur

Ali Sodiqin • Kamis, 3 Juli 2025 | 14:21 WIB
Daftar 8 penumpang selamat. Keluarga Kades Bangsring Suyoto histeris setelah memastikan anaknya selamat.
Daftar 8 penumpang selamat. Keluarga Kades Bangsring Suyoto histeris setelah memastikan anaknya selamat.

RADARBANYUWANGI.ID - Tangis haru pecah di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Kamis (3/7/2025) pagi.

Setelah sempat dinyatakan hilang dalam tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, Riko Krafsanjani, putra dari Kepala Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Sutoyo SH, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Sekitar pukul 07.00 WIB, Riko—yang merupakan salah satu kru kapal—berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

Dalam suasana penuh haru, ia langsung melakukan video call dengan keluarganya yang sejak semalam berjaga cemas di Pelabuhan Ketapang.

“Alhamdulillah, Riko selamat. Tadi sempat video call. Kami semua lega,” ujar seorang kerabat Riko, yang tak kuasa menahan air mata.

Total 7 Orang Sudah Ditemukan Selamat

Dengan ditemukannya Riko, jumlah korban selamat bertambah menjadi 8 orang.

Selain Riko dan Sandi (Kepala Kamar Mesin), korban selamat lainnya adalah Romi Alfa Hidayat, Saroji, Masruri, Wajihi, Anshor, dan Sinyo.

“Kami mohon doanya dari masyarakat. Tim SAR masih bekerja keras di lapangan,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, saat diwawancarai Jawa Pos Radar Banyuwangi di posko Pelabuhan Ketapang.

Suasana Harap-Harap Cemas Masih Menyelimuti

Meski kabar baik mulai bermunculan, pencarian terhadap 58 orang lainnya masih terus berlangsung.

Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan nelayan lokal terus menyisir wilayah laut dan garis pantai Selat Bali.

Pantauan Jawa Pos menunjukkan suasana Pelabuhan Ketapang masih tegang dan emosional. Ambulans, tim medis, serta petugas bersiaga penuh.

Setiap kabar dari Gilimanuk langsung menjadi sorotan keluarga korban yang berharap ada keajaiban lain menyusul.

“Kami sudah tambah kapal untuk penyisiran laut. Fokus kami adalah menemukan korban secepat mungkin,” tambah Kapolresta Rama.

Kronologi Tenggelamnya KMP Tunu

KMP Tunu Pratama Jaya diketahui berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk pada Selasa malam (2/7/2025) pukul 22.56 WIB.

Namun sekitar pukul 23.20 WIB, kapal mengalami gangguan mesin. Kru sempat mengirim sinyal darurat lewat radio Channel 17.

Tak lama kemudian, kapal mengalami pemadaman listrik (blackout), miring, dan akhirnya terbalik dan tenggelam di tengah ombak yang mencapai 2,5 meter, sebagaimana dilaporkan BMKG.

Total ada 65 orang di dalam kapal, terdiri dari 53 penumpang dan 12 kru kapal, serta membawa 22 kendaraan.

Menurut Kasi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli (KBPP) Ni Putu Cahyani Negara, faktor cuaca dan kebocoran mesin diduga kuat menjadi penyebab utama.

“Penyebab pastinya masih diselidiki, tapi ombak memang tinggi saat kejadian,” katanya.

Di Bangsring, kabar selamatnya Riko langsung disambut syukur oleh warga setempat.

Sejumlah warga dan tokoh desa dikabarkan menggelar doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas keselamatan putra Kades mereka.

“Ini mukjizat. Kami berdoa semoga korban lainnya juga ditemukan selamat,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat. (*)


Editor : Ali Sodiqin
#KMP Tunu Pratama Jaya #korban tenggelam ditemukan #selat bali #bangsring #kapal tenggelam