Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Detik-Detik Penemuan 4 Korban Selamat KMP Tunu Pratama Jaya, Salah Satunya Kepala Mesin

Ali Sodiqin • Kamis, 3 Juli 2025 | 13:05 WIB
Empat korban selamat di pos pencarian Pelabuhan Gilimanuk Bali.
Empat korban selamat di pos pencarian Pelabuhan Gilimanuk Bali.

RADARBANYUWANGI.ID – Harapan mulai muncul dalam pencarian Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya yang dilaporkan tenggelam di Selat Bali.

Tim SAR gabungan berhasil menemukan empat orang korban dalam kondisi selamat, Kamis (3/7/2025) pagi.

Empat orang tersebut terdiri atas tiga penumpang dan satu kru kapal, yakni Kepala Kamar Mesin (KKM). Mereka ditemukan terombang-ambing di pesisir Cekik, Bali dan langsung dievakuasi ke Pelabuhan Gilimanuk.

"Kondisi keempat korban selamat. Mereka ditemukan di wilayah pesisir Cekik, Bali," kata Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungwangi, Capt. Purgana, saat konferensi pers di Ruang Monitoring ASDP Ketapang, Banyuwangi.

Tim SAR Kerahkan Kapal Tambahan

Pencarian terhadap korban lainnya masih terus dilakukan. Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra menyebutkan bahwa tim SAR kini menambah armada pencarian di sekitar perairan Selat Bali.

"Mohon doanya. Tim pencarian sedang bekerja keras dan telah menambah kapal untuk menyisir lokasi kejadian," ujarnya.

Selain penyisiran laut, pencarian juga dilakukan menyusuri sepanjang garis pantai di kawasan Selat Bali. Sejumlah personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan dikerahkan secara maksimal.

Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi di Pelabuhan Ketapang, suasana masih siaga. Sejumlah petugas SAR, tenaga medis, hingga mobil ambulans disiagakan di area pelabuhan untuk mengantisipasi penemuan korban tambahan.

Hilang Kontak Usai Alami Gangguan Mesin

Seperti diberitakan sebelumnya, KMP Tunu Pratama Jaya hilang kontak dan diduga tenggelam pada Selasa malam (2/7/2025) sekitar pukul 23.20 WIB.

Kapal diketahui tengah menyeberang dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

Informasi awal menyebutkan kapal mengalami gangguan di ruang mesin. Sekitar pukul 00.16 WITA, kru sempat meminta bantuan lewat saluran radio Channel 17 sebelum akhirnya mengalami pemadaman (blackout) dan terbalik.

Kapal tersebut membawa total 65 orang, terdiri atas 53 penumpang, 12 kru, serta mengangkut 22 kendaraan.

Kasi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli (KBPP) Ni Putu Cahyani Negara membenarkan peristiwa itu. Hingga Kamis pagi, pencarian masih berlangsung dan belum semua penumpang berhasil ditemukan.

"Penyisiran sudah dilakukan sejak dua jam setelah laporan diterima, namun belum semua korban ditemukan," jelas Cahyani.

Cuaca dan Gelombang Jadi Faktor Dugaan

Cuaca buruk diduga menjadi salah satu penyebab kapal terbalik. BMKG mencatat tinggi gelombang di perairan Selat Bali saat kejadian mencapai 1,7 meter hingga 2,5 meter.

"Informasi dari BMKG menyebutkan ombak cukup tinggi. Ini bisa jadi salah satu faktor penyebab," ungkap Cahyani.

Sementara itu, operator penyeberangan kapal Ferry menyebut kapal sempat dilaporkan mengalami kebocoran di ruang mesin sebelum akhirnya terbalik dan hanyut ke arah selatan. Koordinat terakhir kapal tercatat di posisi -08°09.371', 114°25.1569'.

KSOP Tanjungwangi memastikan pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti tenggelamnya kapal.

"Ada kemungkinan karena kebocoran dan cuaca buruk, namun belum bisa dipastikan. Kami terus berkoordinasi dengan tim di lapangan," kata Capt. Purgana.

Keluarga korban pun mulai berdatangan ke Pelabuhan Ketapang, menanti kabar terbaru dari proses pencarian. (*)


Editor : Ali Sodiqin
#Penemuan korban tenggelam #KMP Tunu Pratama Jaya #korban selamat #selat bali #korban ditemukan #kapal tenggelam